Gadis 17 Tahun Iming-imingi Korban Berhubungan Seks, Kejadian Selanjutnya Mengerikan

Polisi mengungkap modus yang digunakan pasangan begal sadis di Bekasi, Suryo (29) dan Cenul (17)

Gadis 17 Tahun Iming-imingi Korban Berhubungan Seks, Kejadian Selanjutnya Mengerikan
jateng.tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Polisi mengungkap modus yang digunakan pasangan begal sadis di Bekasi, Suryo (29) dan Cenul (17), melibatkan iming-iming seks sebelum membunuh korbannya.

Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Umar Surya Fana menuturkan Cenul berperan sebagai pekerja seks komersil (PSK) yang memancing Bambang Rayino sebelum membunuhnya dengan sadis.

Baca: Begini Pertemuan Dua Anak Kembar yang Terpisah 10 Tahun

"Cenul bertugas untuk memancing korban dengan modus mengajak korban melakukan hubungan seks di kontrakannya. Sesampai di kontrakan G yang masih DPO, yang adalah adik Cenul, membantu memegang tangan korban dan tersangka Suryo menusuk korban dengan menggunakan pisau lipat," ujar Umar dalam keterangan persnya, Kamis (26/1/2017).

Setelah Bambang dipastikan tewas, Suryo dan Cenul melucuti pakaian Bambang dan mengikat Bambang dengan tali tambang.

Suryo dan Cenul kemudian membungkus jenazah Bambang menggunakan terpal berwarna biru.

Menggunakan sepeda motor, mereka menunggu malam tiba untuk membawa jenazah Bambang ke Kali Cibitung Bekasi Laut untuk menenggelamkannya.

Baca: Warga Temukan Mayat Wanita Setengah Telanjang dengan Tangan Terikat di Sungai

Penelusuran keduanya didapat polisi melalui penelusuran motor curian yang dijual penadah.

Suryo dan Cenul menjual motor Honda Vario 125 merah milik Bambang sesaat setelah pembunuhan itu.

Adapun Bambang sudah dilaporkan hilang ke Polsek Tambun karena tak pulang sejak ke rumahnya di Papan Mas, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sejak 12 Januari lalu. 

Ketika Suryo dan Cenul diamankan di rumah kontrakan mereka, polisi turut menyita pelat nomor kendaraan palsu, dua sepeda motor, serta barang-barang Bambang yaitu Kartu Tanda Anggota Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan, tas warna hitam, kaca mata, jam tangan, tiga biji batu akik, ATM BCA, dan satu dompet hitam.

Baca: Buntut Tewasnya Tiga Mahasiswa UII, Menteri Nasir Tegaskan Tidak Boleh Ada Kekerasan di Kampus

"Untuk kasus tersebut, kami akan kembangkan dan akan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi karena TKP-nya di wilayah Tambun Selatan, dan sampai saat ini jasad korban belum ditemukan, kami akan meminta bantuan dari SAR Brimob untuk pencarian jasad korban yang dibuang di Kali Cibitung Bekasi Laut," ujar Umar.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved