Di China, Aplikasi Sewa Pacar Laris Manis Jelang Tahun Baru Imlek

Namun ledakan penggunaan ponsel pintar dalam beberapa tahun terakhir membuat orang dapat membayar kencan seperti itu lewat beragam aplikasi ...

Di China, Aplikasi Sewa Pacar Laris Manis Jelang Tahun Baru Imlek
NEXTSHARK.COM
Pergerakan bisnis sewa pacar di China terus meningkat tajam. 

BANGKAPOS.COM, BEIJING -- Di saat jutaan warga di China mudik untuk merayakan libur Tahun Baru Imlek bersama keluarga, Luoluo (24) sibuk menjawab pesan aplikasi seluler dari pria-pria putus asa.

Baca: Akhirnya Trump Batasi Umat Islam Masuk ke AS, Hentikan Visa bagi Warga dari 7 Negara Muslim

Pria-pria itu hendak mencari pacar kilat yang bisa disewa untuk sekadar ditunjukkan kepada orangtua mereka.

Baca: Pakai ‘Daster’ di Acara Dahsyatnya Awards, Nagita Slavina Malah Panen Pujian

Saat mudik dalam masa liburan tersebut, yang dimulai Jumat (27/1/2017), kupiang para lajang kerap panas.

Baca: Tanya Itu Ulama Mereka siapa Ya?, Arie Kriting Kini Jadi Bulan-bulanan Netizen

Mereka menjadi sasaran ceramah dari sanak saudara yang menekankan pentingnya pernikahan, dan mempertahankan garis darah keluarga.

Beberapa lajang akhirnya menyewa pacar palsu untuk menenangkan orangtua mereka.

Namun ledakan penggunaan ponsel pintar dalam beberapa tahun terakhir membuat orang dapat membayar kencan seperti itu lewat beragam aplikasi seluler. Hanya lewat beberapa klik.

Baca: Bikin Trenyuh Netizen, Foto Rektor UII Iktikaf Sendirian di Masjid jadi Viral

"Lebih dari 1.000 pengguna aplikasi kami telah mendaftar sebagai pacar untuk disewa pada libur Tahun Baru," kata Cao Tintian, pendiri aplikasi pacar sewaan Hire Me Plz, kepada Reuters.

Baca: Netizen Malah Ungkit Dosa Suami Puput Melati Saat Ungkapkan Kekaguman pada Habib Rizieq

Para pelanggan aplikasi membayar sekitar 1 yuan (0,15 dollar AS) sampai 1.999 yuan per jam untuk kencan makan malam, mengobrol, satu permainan mah-jong, atau bahkan pijat kaki

Harga melonjak sekitar Tahun Baru, dengan ribuan lajang menarik berusia 20an tahun seperti Luoluo meminta honor 3.000 yuan sampai 10.000 yuan per hari.

"Saya masih mencari orang-orang untuk memenuhi slot waktu saya," ujar seorang perempuan dari Provinsi Sichuan, yang tinggal memiliki dua slot setengah hari untuk seminggu ke depan.

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved