Banjir Kabupaten Bangka

Gara-gara Banjir, Warga di Sekitar Kolong Sungailiat Takut Diserang Buaya

Namun, apapun yang dirasakan, warga harus berhati-hati karena buaya dapat menyerang saat banjir.

Gara-gara Banjir, Warga di Sekitar Kolong Sungailiat Takut Diserang Buaya
Bangkapos.com/Feri Laskari
Jalan Raya Sigambir Kecamatan Pemali Bangka terendam air. Banjir akibat hujan dua hari terakhir menggerus badan jalan dan berpotensi memutuskan arus lalulintas antar Kabupaten Bangka-Bangka Barat, Minggu (29/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Saat air menggenang pemukiman, membuat banyak orang bersedih.

Namun, apapun yang dirasakan, warga harus berhati-hati karena buaya dapat menyerang saat banjir.

"Kalau saya, dak masalaah mau disuruh pikul barang, angkat apa saja dak masalah. Tapi kalau disuruh ke dalam air saya dak berani. Karena bisa saja buaya dari kolong atau sungai yang meluap, masuk ke pemukiman," kata seorang tim penyelamat korban banjir saat evakuasi rumah warga di sekitar Kolong Bijur Hakok Sungailiat, Minggu (29/1/2017).

Maklum, Kolong Bijur Hakok, dulunya dikenal sebagai habitat buaya. Begitu pun kolong-kolong bekas penambangan lainnya, merupakan tempat besarangnya 'si gigi gergaji'.

"Ya hati-hati, di Bangka banyak buaya. Bisa-bisa buaya masuk pemukiman saat banjir melanda," tambah warga lainnya.

Sementara itu, situasi Kantibmas di wilayah Kabupaten Bangka tak luput dari pantauan pihak kepolisian.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana didampingi Kasat Intel AKP Supriyanto, tampak turun meninjau bebebrapa titik di Sungailiat dan sekitarnya.

"Situasi Kantibmas masih relatif aman. Hanya saja, beberapa warga korban banjir, perlu evakuasi," katanya.

Penulis: ferylaskari
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved