Banjir Bangka Barat

Jalan Mayang-Kundi Terputus, Pasokan Gas 3 Kg Terancam Terhambat

Distribusi gas elpiji 3 Kg untuk masyarakat di Kabupaten Bangka Barat dan sekitarnya, terancam terhambat.

Jalan Mayang-Kundi Terputus, Pasokan Gas 3 Kg Terancam Terhambat
bangkapos
Bongkar muat gas 3 Kg di salah satu pangkalan di Kabupaten Bangka Barat. Foto diambil beberapa waktu lalu.(Bangkapos/riyadi) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Distribusi gas elpiji 3 Kg untuk masyarakat  di Kabupaten Bangka Barat dan sekitarnya, terancam terhambat.

Kondisi itu menyusul terputusnya jalan raya nasional di Desa Mayang dan jalan Desa Kundi, Kecamatan Simpangteritip, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (28/1/2017) kemarin.

Sehingga armada gas 3 Kg yang berangkat dari SPPEK Kelapa, tidak bisa masuk ke Muntok.

Penyebab lainnya, tongkang pengangkutan kendaraan bermuatan gas dari Pertamina Palembang menuju ke SPPEK Kelapa juga tidak bisa merapat di Dermaga di Tanjung Kalian.

Direktur PT Cahaya Bina Mulya (CBM) Leo Wijaya mengatakan, kapal (tongkang) yang membawa tronton tanki gas dari Palembang, saat ini sedang diupayakan bisa merapat di dermaga Kayuarang/

Karena jika merapat di Muntok, sama saja tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Kelapa, karena jalan Mayang dan Kundi putus.

"Jadi solusi sementara, tongkang masuk ke Kayuarang, untuk suplai gas ke pabrik pengisian di SPPEK Kelapa. Jadi dengan beberapa hal tersebut, suplai gas ke masyarakat berpotensi terhambat, penyebabnya ini murni faktor alam," ungkap Menkiong sapaan akrab Leo Wijaya kepada bangkapos.com Minggu (29/1/2017).

Awak armada gas 3 Kg dari salah satu agen menyebutkan, tabung gas elpiji 3 Kg yang sudah diisi di SPEK Kelapa dan sudah dimuat di truk, untuk jadwal distribusi ke Muntok, sementara belum bisa dikirim.

"Kami nggak bisa ke Muntok, karena jembatan di Mayang dan Kundi putus (ambrol), kalau yang di Kundi nggak putus, kita bisa muter lewat Kundi untuk masuk ke Muntok," kata sopir tersebut.

Penulis: riyadi
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved