Breaking News:

Masjid Terbakar Usai Usai Donald Trump Keluarkan Peraturan Imigrasi

Sebuah masjid di Texas terbakar beberapa jam setelah Donald Trump menandatangani perintah membatasi migrasi bagi warga 7 negara muslim.

Metro.co.uk
Masjid terbakar di Texas, Amerika Serikat. 

BANGKAPOS.COM, TEXAS - Upaya Donald Trump dalam 'membangun tembok' untuk warga Amerika sepertinya berdampak buruk.

Dampak buruk itu segera muncul beberapa saat setelah Trump menandatangani peraturan imigrasi barunya.

Dalam perintahnya soal pembatasan imigran yang masuk ke Amerika Serikat, Trump memberi pembatasan pada 7 negara Muslim.

Baca: 5 Orang Tewas Dalam Penembakan di Masjid Kanada

Amerika tidak akan mengeluarkan visa untuk Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Syria atau Yaman selama minimal 30 hari.

Tidak hanya itu, pengungsi dari Suriah juga dilarang masuk ke Amerika tanpa batas waktu.

Trump mengklaim bahwa aturan ini dirancang untuk 'melarang teroris radikal memasuki negaranya'.

Namun baru beberapa saat perintah itu dikeluarkan, masjid di Texas terbakar.

Masjid di Texas dibakar. (Metro.co.uk)
Masjid di Texas dibakar. (Metro.co.uk)

Melansir dari Metro.co.uk, Minggu (29/1/2017) sebuah masjid di Texas telah hancur hanya beberapa jam setelah Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif membatasi migrasi.

Kebakaran itu diketahui oleh seorang pekerja di sebuah toko di seberang jalan.

Dia lantas melaporkan bahwa melihat asap dan api mengepul dari Islamic Center of Victoria di sekitar pukul 2:00.

Baca: Jaksa Agung dari 16 Negara Bagian AS Bersatu Melawan Donald Trump

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved