Tarmizi Akui Tambang Sungai Perimping Sebabkan Banjir di Riausilip

H Tarmizi Saat karena abrasi yang disebabkan oleh tambang di hulu dan hilir serta maraknya tambang ilegal di Sungai Perimping ditambah pasangnya air

Tarmizi Akui Tambang Sungai Perimping Sebabkan Banjir di Riausilip
SDN 6 Riausilip di Desa Deniang Kecamatan Riausilip saat kebanjiran di hari Minggu (29/1/2017) kemarin. Saat ini banjir sudah surut dan sekolah masih dalam proses dibersihkan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Kampung Gedong Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka terjadi banjir jika air pasang dan hujan, menurut Bupati Bangka H Tarmizi Saat karena abrasi yang disebabkan oleh tambang di hulu dan hilir serta maraknya tambang ilegal di Sungai Perimping ditambah pasangnya air laut.

Untuk mengatasi kondisi ini ia menyarankan agar di buat dam yang besar.

"Dam sekitar empat meter mengelilingi Desa Gedong. Itu salah satu cara agar air tidak bisa masuk," saran Tarmizi.

Sedangkan mengenai Dam 1 Pemali ia sudah perintahkan BLH bersama pihak PDAM Tirta Bangka agar melakukan penghijauan karena di atas dam tersebut sudah terjadi abrasi.

"Kalau itu terjadi pendangkalan, air banyak jebol dam itu tenggelam Air Anyut dan Kuday. Kita perhatikan itu," ungkap Tarmizi.

Menurutnya untuk menanggulangi banjir di Kabupaten Bangka ini memang butuh dana yang tidak sedikit.

Namun dia berharap PT Timah Tbk, perusahaan smelter, Pemkab Bangka, Pemprov Babel dan pemerintah pusat bisa bersinergi untuk mengatasi banjir.

Tarmizi menilai masalah banjir di Kabupaten Bangka ini bukan masalah yang sederhana.

"Kalau tidak ada tindakan yang betul-betul luar biasa maka 10 tahun yang akan datang saya agak khawatir tidak bisa terkendali dengan baik. Kapan hujan mulai stress orang, saya tidak mau seperti itu," tegas Tarmizi.

Oleh karena itu ia mengajak para SKPD di Pemkab Bangka bersama para lurah, kades dan camat untuk membicarakan mengatasi banjir di Kabupaten Bangka.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved