Tarmizi Menilai Banjir Akibat Membebaskan Aktivitias Pertambangan

Diakuinya kondisi ini terjadi karena kesalahan semua pihak termasuk pemerintah pusat dan daerah sendiri.

Tarmizi Menilai Banjir Akibat Membebaskan Aktivitias Pertambangan
bangkapos
Banjir meredam SDN 6 Deniang, Kabupaten Bangka, Minggu (29/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bupati Bangka H Tarmizi Saat menilai awal mulanya terjadi banjir ini karena saat reformasi pemerintah membebaskan penambang timah tanpa menyiapkan terlebih dahulu aturan-aturan untuk penambangan tersebut.

Kondisi ini menyebabkan lingkungan rusak parah akibat maraknya tambang timah ilegal.

"Ini sebetulnya awal muara masalah ini karena kebijakan bebas menambang. Itulah awal masalahnya tapi dak perlu kita sesali karena memang kita kurang ketat mengawasi akhirnya orang setelah nambang tidak reklamasi tapi tidak ada izin, ya inilah yang terjadi," ungkap Tarmizi kepada bangkapos.com, Senin (30/1/2017) di ruang kerjanya.

Diakuinya kondisi ini terjadi karena kesalahan semua pihak termasuk pemerintah pusat dan daerah sendiri.

"Salah siapa ya salah semuanya," kata Tarmizi.

Oleh karena sekarang yang perlu dipikirkan adalah bagaimana solusi mengatasi bencana banjir ini dengan terus melakukan penghijauan dan pelestarian alam agar tidak semakin rusak.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved