Adv Pasangan BERKAH

Meski Erzaldi Merasa Dizalimi, Elektabilitas Masih Tetap Tertinggi

Erzaldi yang sedang menyantuni anak yatim dan kegiatan zakat dituduh-tuduh melakukan money politic. Sehingga wajar jika ia merasa dizalimi...

IST
Erzaldi Roesman Djohan bersama tokoh agama dan masyarakat khusuk berdoa, pada salah satu kegiatan keagamaan beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekitar dua pekan lagi, atau tepatnya pada 15 Februari 2017 nanti, warga Babel akan menentukan siapa Gubernur yang akan memimpin Babel ke depan. Semakin mendekati hari pemilihan, suhu politik di Babel pun makin meninggi.

Erzaldi Rosman, salah satu kandidat Gubernur Babel dengan nomor urut 4 ini juga tak luput dari serangan lawan politiknya. Seperti telah diberitakan sebelumnya, Erzaldi yang sedang menyantuni anak yatim dan kegiatan zakat dituduh-tuduh melakukan money politic. Sehingga wajar jika ia merasa dizalimi.

Pun Kasus ini misalnya pernah terjadi di DKI Jakarta. Cagub-Cawagub Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dituding melakukan politik uang lantaran saat kampanye di kawasan Jakarta Barat memberikan uang santunan kepada anak-anak.

Namun setelah dikonfirmasi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kegiatan itu tidak masuk kategori politik uang.

"Bawaslu DKI sudah supervisi, itu bukan politik uang," ujar Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti, seperti dikutip sejumlah media beberapa waktu lalu.

Menurut Mimah, kegiatan santunan terhadap anak-anak tidak masuk kategori politik uang mengingat uang yang dibagikan itu bukan pada pemilih.

"Itu tidak masuk dalam politik uang, dan uang yang dibagikan bukan pada pemilih," katanya.

Peristiwa di DKI Jakarta itu penting untuk disampaikan ke khalayak guna meluruskan fitnah terhadap calon Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, yang dianggap oleh sejumlah lawan politik melakukan politik uang, padahal yang ia lakukan adalah memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Ketika dikonfirmasi ke Erzaldi pun secara tegas dia menjelaskan santunan dan zakat tersebut itu untuk anak yatim dan piatu.

“Itu acara santunan untuk anak yatim dan zakat,” tegas Erzaldi Rosman menjelaskan, Senin (31/1/2017).

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved