Breaking News:

Adv Pasangan BERKAH

Meski Erzaldi Merasa Dizalimi, Elektabilitas Masih Tetap Tertinggi

Erzaldi yang sedang menyantuni anak yatim dan kegiatan zakat dituduh-tuduh melakukan money politic. Sehingga wajar jika ia merasa dizalimi...

IST
Erzaldi Roesman Djohan bersama tokoh agama dan masyarakat khusuk berdoa, pada salah satu kegiatan keagamaan beberapa waktu lalu. 

Hal tersebut tentu jauh dari esensi money politik. Money politik merupakan pemberian uang dengan tujuan untuk memenangkan dirinya. Dalam kasus Erzaldi, sosok yang dikenal sebagai pemimpin yang peduli itu memberikan santunan kepada anak-anak yang belum memiliki hak suara.

Kegiatan seperti itu sering dilakukan Erzaldi, sejak dulu menjadi mahasiswa, ketika menjabat Bupati Bangka Tengah periode pertama dan hingga sekarang. Selain memberi santunan kepada anak yatim dan piatu merupakan perintah Rasulullah SAW, kegiatan itu semata-mata dilakukan guna membantu mereka yang membutuhkan.

Mendengar Erzaldi difitnah, koordinator kampanye, Ari menanggapi dengan tenang hal tersebut.

"Erzaldi saat ini memiliki elektabilitas paling tinggi di berbagai hasil survei. Wajar kalau banyak pihak ingin menjegal Beliau. Serang-serangan seperti ini merupakan hal biasa. Dulu saat maju sebagai calon Bupati di Bangka Tengah, hal sama pernah terjadi,” tutur koordinator kampanye Erzaldi, Ari, Senin (31/1/2017).

Hal senada disampaikan pemerhati sosial dan politik Bangka Belitung, Bambang Ari Satria. Menurut Bambang, elektabilitas Erzaldi yang makin tak terbendung membuat sejumlah pihak khawatir. Karena itu, muncullah berbagai upaya untuk men-downgrade Erzaldi. Meski mendapat serangan demikian, elektabilitas Erzaldi tetap tinggi.

“Info dari sejumlah lembaga survei kredibel yang masuk ke saya, elektabilitas Bang Erzaldi ini memang makin tak terbendung. Itulah kenapa sekarang banyak pihak khawatir,” kata Bambang Ari Satria, Jumat (27/1/2017) lalu.

Terkait tuduhan politik uang yang diltudingkan kepada Erzaldi, Bambang Ari Satria mengatakan bahwa apa yang dilakukan Erzaldi tidak bisa disebut sebagai bentuk politik uang.

“Santunan terhadap anak yatim bukanlah politik uang. Ini mengada-mengada. Apalagi yang disantuni itu kan anak-anak kecil yang tidak punya hak pilih,” tambah Bambang.

Bambang juga menjelaskan kalau santunan anak yatim juga dilakukan semua kandidat.

“Kalau santunan anak yatim, itu dilakukan semua kandidat. Hari ini saja saya baca berita, ada kandidat wakil gubernur pasangan lain yang melakukan santunan anak yatim,” jelas Bambang.

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved