Masa Kepengurusan Berakhir, KONI Minta Pengkab Segera Gelar Muscab

KONI Kabupaten Bangka meminta para pengurus kabupaten cabang-cabang olahraga (cabor) agar segera mengelar musyawarah cabang.

Masa Kepengurusan Berakhir, KONI Minta Pengkab Segera Gelar Muscab
Bangkapos.com/Nurhayati
Rapat kerja tahunan evaluasi kegiatan KONI Tahun 2016 serta program KONI Tahun 2017 di Sekretariat KONI Kabupaten Bangka, Sabtu (4/2/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- KONI Kabupaten Bangka meminta para pengurus kabupaten cabang-cabang olahraga (cabor) agar segera mengelar musyawarah cabang. Pasalnya beberapa cabang olahraga masa kepengurusannya sudah hampir habis.

Pengurus KONI Kabupaten Bangka Eduan Rusli mengatakan, beberapa pengkab cabor habis masa kepengurusannya pada tahun 2017 ini yakni FORKI, PERCASI, IPSI, PBVSI, PASI, PRSI, dan PERSANI.

"Untuk itu muscab untuk pemilihan pengurus yang baru perlu dilaksanakan," saran Eduan saat rapat kerja tahunan KONI Kabupaten Bangka, Sabtu (4/2/2017) di Sekretariat KONI Kabupaten Bangka.

Pengurus KONI Kabupaten Bangka Murjadi, mengatakan, KONI harus memfasilitasi muscab pengkab cabor yang akan berakhir masa kepengurusannya agar tidak ada ganjalan lagi.

Dia berharap pengcab proakhir menemui pengurus KONI untuk berkomunikasi sehingga KONI bisa mendukung kegiatan yang mereka laksanakan.

Sedangkan dari data sementara KONI atlet-atlet berprestasi baru ada 19 cabor, sedangkan lima cabor lainnya masih perlu didata.

"Tahun 2017 TC sudah jalan. Kita juga memfasilitasi dan membantu pelatih dan wasit," kata Murjadi.

Menurut Wakil Ketua KONI Kabupaten Bangka Syamsul Maulana, bidang prestasi sudah mendata dan inventarisir nama atlet berprestasi yang akan dibina.

Dikatakannya bahwa program KONI tahun 2017 ini diprioritaskan pada atlet berprestasi yang akan dibina.

Untuk itu ia minta pengkab cabor segera menyeleksi atletnya di tingkat cabor masing-masing.

"Kalau tidak ada halangan kita akan segera mengadakan TC (training center-red) berjalan. Ada beberapa atlet unggulan dan prestasi sudah dibantu tiap bulan. Tahun ini KONI membantu level pelatih. Untuk pelatih ini wajib di bantu," jelas Syamsul.

Dia berharap dengan dana KONI yang terbatas ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

"Mudah-mudahan untuk Porprov pada tahun 2018 nanti atlet-atlet yang kita bina bisa tampil meraih prestasi," harap Syamsul.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved