Atraksi Barongsai dan Lampion Jumbo Semarakkan Imlek Bersama Warga Kampung Bintang

Moment kita bersilaturahmi, merekatkan persaudaraan, dan saling berbagi cerita yang harapannya bermuara pada kesediaan hati untuk

Atraksi Barongsai dan Lampion Jumbo Semarakkan  Imlek Bersama Warga Kampung Bintang
Ist
Pelepasan Lampion Jumbo dalam acara Imlek Bersama masyarakat Kampung Bintang, Senin (6/2/2017) malam 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ratusan masyarakat Kampung Bintang Kota Pangkalpinang, Senin (6/2/2017) malam, tampak antusias hadir menghadiri perayaan imlek bersama yang digelar oleh ketua KADIN Pangkalpinang Dato Gunawan Tjen di samping coffe Wang.

Acara yang dimulai sejak pukul 18. 00 WIB ini sendiri dimeriahkan berbagai hiburan menarik seperti atraksi barongsai, pesta Lampion berukuran jumbo yang diterbangkan bersama-sama masyarakat yang hadir hingga orgen tunggal.

Selain dihadiri masyarakat umum dan sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa, acara tersebut juga dihadiri Cagub Babel Erzaldi Roesman.

Dato' Gunawan Tjen mengungkapkan dirinya  selaku tuan rumah acara memberikan apresiasi  yang tinggi atas antusiasme masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Pengusaha di sektor properti ini menjelaskan, tujuan digelarnya acara Imlek bersama suku Tionghoa dan warga Pangkalpinang tersebut adalah  guna meningkatkan silaturahmi dan persaudaraan sesama umat beragama, serta berbagi kasih dan tolong menolong.

"Moment kita bersilaturahmi, merekatkan persaudaraan, dan saling berbagi cerita yang harapannya bermuara pada kesediaan hati untuk saling tolong-menolong,"ungkap Gunawan Tjen.

Ia berharap dengan adanya perayaan Imlek  ini semakin mengokohkan persaudaraan antara berbagai etnis di Pangkalpinang yang dalam suku Tionghoa disebut Suku Thongin dan Suku Fangin ini tidak ada lagi perbedaan.

"Semuanya sama yang dalam bahasa Khek artinya Jit Jong. Fangin Thongin Jit Jong,"imbuh Gunawan Tjen.

Menurut Gunawan dengan adanya acara Imlek Bersama tersebut diharapkan dapat membangun relasi yang harmonis antar umat beragama maupun antara suku dan ras yang selama ini hidup rukun berdampingan di bumi Serumpun Sebalai.

"Kita berharap baik suku Melayu maupun Tionghoa bersatu bersama penuh kekeluargaan. Tidak ada perbedaan apapun dan tanpa membedakan suku bangsa," imbuhnya.

Ia mengatakan Perayaan Imlek Bersama yang baru pertama kali ia gelar ini kedepan dapat diselenggarakan kembali untuk lebih mempererat persatuan masyarakat Bangka Belitung yang merupakan miniatur Indonesia tersebut.

"Saya berharap acara serupa dapat terus dilaksanakan ditahun-tahun mendatang dan tentunya dapat lebih meriah lagi. Selamat tahun baru Imlek untuk semua masyarakat yang merayakan," pungkas Gunawan Tjen.(*)

Penulis: tidakada016
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved