Dua Hari Dua Orang Gantung Diri, Tulisan di Pintu Rumah Bikin Sedih

Kasus gantung diri kembali terjadi di Bumi Makepung Jembrana pada akhir pekan ini.

Dua Hari Dua Orang Gantung Diri, Tulisan di Pintu Rumah Bikin Sedih
kreavi.com
Ilustrasi. 

Hasilnya, didapati tanda jerat pada leher korban dan tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut keterangan keluarga, diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran tekanan batin tak kuasa menghadapi sakit karena usia yang dideritanya.

Baca: Makan Lebih Banyak Ternyata Bantu Mempercepat Penyembuhan Penyakit

Sedangkan, kasus gantung diri yang kedua menimpa korbannya, I Ketut Sunantara (59), seorang warga di Banjar Yeh Buah, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (4/2/2017) sekitar pukul 16.00 WITA.

Saat itu, anak korban yakni I Kadek Edy Roistiawan (32) yang hendak ke kamar mandi tiba-tiba mendapati bapaknya dalam keadaan kaku dan dingin tergantung di kusen pintu kamar.

Sontak temuan ini dilaporkan ke Mapolsek Mendoyo yang kemudian dilangsungkan olah TKP bersama tim medis Puskesmas setempat.

Kuat dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran tekanan batin tak kuasa menghadapi sakit karena usia.

Baca: Kapolri Berikan Hadiah Rumah untuk Polisi Ini, ke Kantor Pakai Sepeda Ontel

Selain itu pada daun pintu rumah korban terdapat tulisan di sebuah kertas dengan berbahasa Bali yang isinya "Pang sing sangat ngerepotin mantu (supaya tidak merepotkan menantu, red), ini jalanku bapak sendiri bunuh diri".

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Sooai membenarkan adanya dua kejadian gantung diri yang terjadi di wilayah hukumnya (Wilkum) tersebut.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved