Kapolda Bantah Meminta Ketua MUI Memaafkan Ahok

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan membantah dirinya mengajukan permohonan kepada Ketua MUI

Kapolda Bantah Meminta Ketua MUI Memaafkan Ahok
tribunnews.com
Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan didamping Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjend Teddy Laksamana menyambangi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin di Jalan Deli Lorong 27, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2017) malam. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan membantah dirinya mengajukan permohonan kepada Ketua MUI KH Ma'ruf Amin agar memaafkan pernyataan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di sidang kasus penistaan agama di PN Jakarta Utara.

Kapolda Irjen Pol M Iriawan memang menyambangi rumah KH Ma'ruf Amin di Koja, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2017) malam.

Setelah pada siang harinya di sidang di PN Jakarta Utara  Ahok dan tim pengacaranya menuding Ma'ruf Amin berkomunikasi dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perihal permintaan fatwa MUI.

"Saya berkewajiban untuk datang bersilaturahmi. Saya tidak pernah meminta Pak Ma'ruf memaafkan saudara Ahok, nggak bisa saya minta beliau. Beliau kyai sepuh, kyai panutan luar biasa didengar, jadi kewajiban saya untuk datang ke beliau," kata Iriawan saat menghadiri silaturahim Kamtibmas di Warakas, Jakarta Utara, Minggu (5/2/2017).

Mantan Kapolda Jawa Barat itu mengaku pertemuannya dengan Ma'ruf semata untuk membahas situasi keamanan Jakarta.

Saat itu dia datang bersama Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Pangdam Jaya.

"Saya kenal beliau, beliau orangtua saya. Saya titip ke beliau karena beliau didengar sekali. Saya titip rakyat dan negara Indonesia, artinya titip Jakarta. Dan beliau Alhamdulillah mau menerima," ujarnya.

Atas rasa tanggung jawab untuk Kamtibmas di ibukota, ia mengaku telah berjanji dengan Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana untuk berangkat bersama ke rumah Ma'ruf.

Justru Iriawan mengaku kaget kedatangannya ke rumah Ketua Rais Aam Syuriah PBNU tersebut dibarengi dengan Menteri Bidang Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan.

"Saya tidak pernah janjian dengan Pak Luhut, saya dengan Pak Teddy selesai memberi arahan di Midtown Hotel kepada investor asing yang masuk, saya berangkat ke Pak Ma'ruf," jelas Iriawan. 

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved