Polisi Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan Pada Jasad Pemuda Ini
Pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Ys (17), pemuda yang ditemukan tewas tergantung di pondok kebun.
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Hasil pemeriksaan sementara, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Ys (17), pemuda yang ditemukan tewas tergantung di pondok kebun lada Desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Rabu (8/2/2017).
Begitu mendapat laporan kejadian, Kapolsek Gantung Iptu Robbi Purba bersama jajarannya di-backup oleh unit identifikasi Polres Beltim langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah TKP dan mengumpulkan bahan keterangan begitu mendapat laporan.
Pihaknya, ujar Robbi juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melakukan visum atas jasad korban, YS di RSUD Manggar.
"Untuk motif sedang dalam penyelidikan," ujar Robbi kepada Pos Belitung, Rabu (8/2/2017).
Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo yang diketahui juga turun langsung ikut menangani kejadian ini juga membenarkan adanya kejadian tersebut.
Kata Nono, hasil pemeriksaan sementara oleh dokter di RSUD Beltim, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.
Kejadian ini dinyatakan murni gantung diri.
Nono juga mengatakan, keluarga korban mengenal sosok YS sebagai sosok yang pendiam dan tidak terbuka sehingga belum diketahui motif YS nekad mengakhiri hidupnya.
"Intinya ini sudah terjadi (sejak ditemukan tergantung) kurang lebih lima sampai enam jam," ujar Nono kepada wartawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bunuh-diri_20170208_203040.jpg)