Breaking News:

Adv Pasangan BERKAH

Soeharto Sebut Paslon Lain Ditengarai Gunakan Selebaran Gelap Serang Erzaldi

"Semalam relawan kami di Riau Silip mendapati 6 orang yang sedang menyebarkan selebaran tentang HTI yang menyerang Erzaldi,"

ist
Pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 4 Erzaldi-Fatah mengikuti debat Pilgub Babel di Hotel Bahamas Belitung, Sabtu (4/2/2017) 

* Erzaldi Pemimpin yang Pro HTR

BANGKA, BANGKAPOS.COM -- Tim sukses Erzaldi Rosman Djohan, Soeharto, melaporkan penemuan dugaan kecurangan dalam Pikada Babel, Bangka, Selasa(7/2/2017). Dugaan kecurangan tersebut berupa pembagian selembaran gelap yang dibagikan kepada warga Riau Silip gang bertujuan menyerang Erzaldi dengan memainkan isu Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dalam selembaran tersebut dapat merugikan masyarakat.

Awalnya, Soeharto mengetahui hal tersebut melalui timnya yang sudah bersama Panwas Kecamatan Riau Silip melakukan pemberhentian terhadap 6 orang yang membagikan selembaran gelap ke rumah-rumah dengan menggunakan mobil Avanza putih yang dianggap meresahkan oleh Panwas Riau Silip.

"Semalam relawan kami di Riau Silip mendapati 6 orang yang sedang menyebarkan selebaran tentang HTI yang menyerang Erzaldi," tutur Soeharto di kantor Banwaslu Kabupaten Bangka.

Setelah diintrograsi oleh polisi sepertinya yang diungkapkan Soeharto, pelaku memberikan informasi yang berbelit-belit dan tidak memberitahu siapa dalang yang menyuruh mereka.

Namun tim sukses Erzaldi melakukan penelusuran terhadap pelaku, hingga Soeharto dapat mengetahui bahwa pelaku merupakan seorang supir ambulance sebuah partai.

Hal sama disampaikan oleh tim advokasi Erzaldi-Fatah, Suharno. Menurutnya, supir yang membawa selebaran gelap 10 kardus itu ternyata adalah supir ambulan sebuah partai.

“Enam orang yang membawa selebaran gelap sebanyak 10 kardus itu membawa mobil Avanza berwarna putih dengan plat mobil B-1413-NKN. Setelah diintrogasi, ternyata supir yang membawa selebaran gelap itu adalah supir mobil ambulan salah satu pengurus partai," terang Suharno.

Penelusuran terus dilakukan oleh tim sukses Erzaldi. Kini, temuan tersebut telah dibawa ke Bawaslu Kabupaten Bangka untuk ditindak lanjuti.

Sebagai informasi, Erzaldi difitnah sebagai pemimpin yang pro HTI. Padahal, izin HTI bukan wewenang Bupati Erzaldi. Izin HTI dikeluarkan oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN). Justru Erzaldi menolak HTI ada di Bangka Tengah dan sudah menyampaikan surat kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk meninjau ulang HTI di Bangka Tengah.
Justru selama ini Erzaldi Rosman Djohan merupakan pemimpin yang pro pada Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Sejumlah kebijakan pun sudah dibuat terkait HTR tersebut.

“Justru Bang Erzaldi menolak HTI ada di Bangka Tengah dan sudah menyampaikan surat kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk meninjau ulang HTI di Bangka Tengah,” tutur Koordinator Relawan Kawan Erzaldi, Arpandi, saat dikonfirmasi terkait isu ini.

Saat ditelusuri, pada tanggal 22 Desember 2014, Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman Djohan dalam surat pernyataannya mengatakan, “Saya yang bertanda tangan di bawah ini selaku Bupati Bangka Tengah akan meneruskan dan memperjuangkan aspirasi Forum Masyarakat Kecamatan Sungai Selan (FORMAKS) ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menolak keberadaanHTI PT.
Agrindo Lestari dan meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mencabut izin HTI PT Agrindo Persada Lestari dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” (*)

Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved