Pemkab Bangka Akan Legalkan Pungutan Resmi Pedagang Pasar Kite

Pemkab Bangka akan meringankan sedikit pembayaran pungutan yang biasa dibayar para pedagang per hari.

bangkapos.com/Nurhayati
Pedagang daging di Pasar Kite Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pungutan harian uang untuk biaya retribusi pasar, kebersihan, listrik dan air PDAM dari para pedagang di Pasar Kite dan Pasar Kenanga Sungailiat akan dilegalkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka.

Pemkab Bangka akan meringankan sedikit pembayaran pungutan yang biasa dibayar para pedagang per hari.

Biasanya para pedagang dikenakan pungutan sebesar Rp 10.000 per hari untuk membayar berbagai pungutan tersebut maka pedagang akan dikenakan sebesar Rp 8.000.

Pungutan resmi tersebut akan diberlakukan usai Pemilukada Babel setelah tanggal 15 Februari 2017 nanti.

"Soal pengelolaan pasar kami sudah menginventarisir dan berdiskusi cukup panjang selama kurang lebih satu minggu. Di pasar itu nanti para pedagang semua pungutannya adalah legal. Kita akan legalkan semua pungutannya dan mereka akan merasakan nilai yang lebih kecil dari tahun-tahun sebelumnya," jelas Fery kepada bangkapos.com, Kamis (9/2/2017) di Kantor Bupati Bangka.

Mantan Sekda Pangkalpinang ini mengatakan selama ini ada pungutan retribusi untuk listrik, pdam, dan kebersihan nanti semua pungutan itu pemda yang bayar. "Tentu konsekuensinya mereka (para pedagang-red) harus membayar yang kami legalkan," tegas Fery.

Sebelumnya pungutan uang listrik, air dan kebersihan dikoordinir oleh masing-masing koordinator nanti akan diambil alih sekaligus oleh Pemkab Bangka dengan menempatkan petugas resmi. "Kalau mereka bayar Rp 10.000 atau Rp 11.000 per hari kita menetapkan sebesar Rp 8.000 per hari mereka dak mikir listrik, air dan kebersihan lagi," kata Fery.

Biasa untuk kebersihan sampah di pungut jam 14.00 WIB nanti untuk pemungutan sampah akan dibersihkan setiap satu jam sekali. Dikatakan Fery, kontrak untuk membersihkan sampah akan diputuskan tidak ada kontrak pemungutan sampah karena akan dikelola Pemkab Bangka.

Begitu juga di Pasar Kenanga yang biasanya pungutan untuk listrik, air dan kebersihan Rp 11.000 per hari akan ditetapkan menjadi sebesar Rp 7.000 yang menjadi tanggung jawab Pemkab Bangka. "Pasar Kenanga pungutannya berkurang, pelayanannya all in, kebersihan all in," kata Fery.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved