Breaking News:

Adv Pasangan BERKAH

Semakin Diserang, Elektabilitas Erzaldi Semakin Menguat

“Terkait dugaan politik uang, itu sudah diclearkan oleh Panwaslu Belitung bahwa tidak ada temuan money politik. Sementara, isu HTI merupakan isu..."

ist
Erzaldi Roesman bersama istrinya, Melati Erzaldi bersama kader dan simpatisan usai menggelar pidato politik di GOR Sahabudin, Senin (6/2/2017). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peta perpolitikan Pilgub Babel 2017 menjelang pemungutan suara kian panas. Pilgub tinggal tujuh hari lagi. Namun beragam upaya dilakukan masing-masing kandidat untuk memperoleh kekuasaan.

Yang paling gencar kena serangan politik adalah pasangan nomor urut 4, Erzaldi Rosman Djohan-Abdul Fatah. Serangan bertubi-tubi dilakukan oleh lawan politik lewat black campaign (kampanye hitam), mulai dari isu lada 13 meter, dugaan politik uang, hingga isu HTI (Hutan Tanaman Industri).

“Terkait dugaan politik uang, itu sudah diclearkan oleh Panwaslu Belitung bahwa tidak ada temuan money politik. Sementara, isu HTI merupakan isu kuno yang kembali diangkat oleh lawan politik. Pada Pilbup Bangka Tengah 2015 lalu, isu HTI juga dijadikan senjata politik oleh pihak lawan untuk menjatuhkan Erzaldi. Tapi, ternyata pemilih tidak mempan dengan suguhan fitnah tersebut, masyarakat justru memilih Erzaldi,” ujar pemerhati sosial dan politik Babel, Bambang Ari Satria, Rabu (8/2/2017).

Menurut Bambang, semakin Erzaldi diserang dan difitnah itu akan semakin mendekatkan Erzaldi menuju kursi gubernur. Serangan yang gencar dilakukan oleh lawan politik dikarenakan Erzaldi tokoh yang potensial untuk mengalahkan tiga rival politiknya.

Semakin Erzaldi diserang dan difitnah, tentu akan semakin mendekatkan Erzaldi menuju kursi gubernur.
Bambanng juga memprediksi, setelah isu HTI gagal mempengaruhi pemilih, dipastikan akan muncul isu baru lagi untuk mendowngrade Erzaldi.

“Saya menduga, setelah isu HTI gagal mempengaruhi pemilih, dipastikan akan muncul isu baru lagi untuk mendowngrade Erzaldi,” tambahnya.

Bambang menghimbau sebaiknya yang dilakukan oleh para kandidat adalah bertarung secara sehat, beradu gagasan, bersama-sama memikirkan nasib Provinsi Babel mendatang.

“Sebaiknya yang dilakukan oleh para kandidat adalah bertarung secara sehat, beradu gagasan, bersama-sama memikirkan nasib Provinsi Babel mendatang,” tutup Bambang. (*)

Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved