Sabtu, 11 April 2026

Garuda Indonesia Tak Juga Terbang ke Amerika Serikat, Ada Apa Ya?

Tahun lalu Garuda Indonesia menyatakan keoptimisannya untuk bisa terbang ke tanah Amerika Serikat (AS) dan mengincar rute ke Los Angeles atau New York

Editor: Alza Munzi
net
Pesawat Garuda Indonesia. 

BANGKAPOS.COM - Tahun lalu Garuda Indonesia menyatakan keoptimisannya untuk bisa terbang ke tanah Amerika Serikat (AS) dan mengincar rute ke Los Angeles atau New York.

Di bulan Januari lalu rencana Garuda Indonesia untuk terbang ke AS seperti mendapat titik terang.

Baca: Pesawat Termewah di Dunia, Fasilitasnya Bikin Melongo. Harga Tiketnya Segini!

Maskapai pelat merah itu memilih transit ke Tokyo, Jepang lebih dahulu ketimbang menggelar penerbangan langsung ke AS.

Namun rencana itupun seperti menemui jalan buntu dan tak kunjung menemukan jalan keluar. 

Baca: Bikin Iri, Pria Ini Gratis Naik Pesawat Garuda Kelas Satu ke London, Kalau Bayar Harganya Segini

Namun demikian, hingga saat ini pihak Garuda Indonesia masih tetap optimis penerbangan ke AS bisa direalisasikan tahun ini.

Menurut Direktur Operasi Garuda Indonesia Novianto Herupratomo menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu keluarnya izin prinsip dari pemerintah Jepang.

Baca: Rumah SBY dari Negara Berarsitektur Modern, Ini Bocoran Harganya

Masalahnya, izin prinsip tersebut bukan diurus oleh Garuda Indonesia, melainkan oleh Kementerian Luar Negeri.

“Yang melakukan perjanjian Kemenlu. Jadi bukan Kementerian Perhubungan dan bukan Garuda Indonesia,” jelasnya seperti dilansir oleh tribunnews.com (9/2/2017).

Pembukaan penerbangan ke AS tersebut menyusul dari naiknya peringkat keselamatan penerbangan Indonesia menjadi kategori I.

Baca: 5 Tips Meraih Bahagia Gaya Orang Denmark, Nggak Ribet dan Murah

Jika keinginan ini terkabul, penerbangan ke AS lewat Tokyo akan menggunakan pesawat Boeing 777-300ER.

Penerbangan rute Jakarta-Tokyo-Los Angeles ini akan ditempuh dalam waktu 21 jam.

Baca: Bikin Geleng-geleng Kepala, Aksi Sopir Bus PO Sinar Jaya Terjang Banjir. Ini Videonya

Selain itu, maskapai akan membutuhkan waktu selama enam bulan untuk memastikan keterisian penumpang dalam penerbangan ke Amerika Serikat.

Sumber: Angkasa
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved