Waspadai Serangan Tahajud, Fajar dan Duha dari Timses

yang paling berpotensi merupakan money politic yang dilakukan oleh timses masing-masing calon pada sehari sebelum pencoblosan

Waspadai Serangan Tahajud, Fajar dan Duha dari Timses
Ketua Bawaslu Provinsi Kep Bangka Belitung Bagong S 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung (babel) 15 Februari 2017 mendatang, potensi pelanggaran akan semakin meningkat.

Hal yang paling berpotensi merupakan money politic yang dilakukan oleh timses masing-masing calon pada sehari sebelum pencoblosan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (bawaslu babel), Bagong ada tiga waktu yang harus diwaspadai saat memasuki hari tahap pencoblosan terkait money politic yakni serangan tahajud, fajar dan duha.

Baca: DPRD Babel Menyesal Setujui Dana Rp 86 Miliar, KPU Malah Suguhi Tontonan Artis Vulgar

"Maksudnya serangan tahujud ini dilakukan saat banyak orang sedang tidur, kalau serangan fajar saat sebelum pencoblosan," terangnya, Jumat (10/2/2017).

Untuk itu ia meminta para pengawas dilapangan selalu mengawasi gerak garik timses yang mencurigakan hinggai akhir pemilihan.

"Kami akan terus awasi, semua pengawas sudah kita beri bekal untuk menghadapi hal-hal seprti itu," tambahnya.

Bagong juga meminta para timses untuk saling menjaga pemilukada yang bersih dan melaporkan jika terjadi kecurangan.

"Masing-masing tim pasti saling menjaga dan akan terus memantau kegiatan masing-masing. Kalauada yang mencurigakan mereka pasti juga akan melapor," terangnya.

Meskipun begitu, ia berharap tidak ada tim yang melakukan kecurangan-kecurangan hinggan akhir pemilu. Pihaknya akan tetap memproses semua laporan yang diterima bawaslu.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved