E-KTP yang Ditemukan di Bandara Soekarno Hatta Ternyata Bekas

KTP Elektronik atau e-KTP yang ditemukan di Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu, ternyata KTP bekas yang sudah tidak lagi terpakai.

E-KTP yang Ditemukan di Bandara Soekarno Hatta Ternyata Bekas
Amriyono
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah menujukkan e-KTP bekas yang ditemukan di Bandara Soekarno Hatta. 

BANGJAPOS.COM, JAKARTA - KTP Elektronik atau e-KTP yang ditemukan di Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu, ternyata KTP bekas yang sudah tidak lagi terpakai.

Hal itu dijelaskan oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah yang mengatakan KTP elektronik itu telah dipalsukan dengan menempelkan data orang lain.

"Jadi, ini bagian depan datanya saja yang dipalsukan. Beserta dengan fotonya yang seluruhnya dibedakan," ujarnya di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (13/2/2017)

Baca: Kiriman e-KTP Palsu dari Kamboja Bikin Heboh, Bea Cukai Selidiki Motif Pengiriman

Hal itu juga terbukti dari 36 KTP elektronik yang dipalsukan, 20 diantaranya masih dapat terbaca, siapa pemilik KTP asli tersebut melalui alat yang digunakan disdukcapil.

Hanya saja, kata Zudan, pemilik KTP yang asli, sudah menggunakan KTP yang baru, karena KTP sebelumnya rusak atau bengkok dan chip yang ada di bagian belakang, tidak lagi dapat terbaca.

"Kalau di-pindai lewat card reader yang kami punya, langsung kelihatan pemilik aslinya. Sedangkan yang terlihat kasat mata itu, palsu dan tidak ada di bank data kami," kata dia.

Baca: DPR Galang Hak Angket Jika Jokowi tak Berhentikan Ahok

Zudan menduga pelaku pengiriman 36 KTP elektronik atau e-KTP palsu dari Kamboja hanya ingin membuat heboh Pilkada DKI Jakarta.

Zudan menegaskan pembuatan KTP elektronik hanya dapat dilakukan di Indonesia, tidak bisa dibuat di tempat lain.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved