Hubungan Jokowi-SBY Seperti Berbalas Pantun, Berikut 6 'Sengketa' Mereka Berdua

Hubungan Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono adalah hubungan yang 'saling berbalas pantun,' kata pengamat.

Hubungan Jokowi-SBY Seperti Berbalas Pantun, Berikut 6 'Sengketa' Mereka Berdua
Foto Koleksi Bagas
Presiden Joko Widodo bersama puteranya Kaesang Pangarep mencukur rambut di Honky-Dory, Bogor, Sabtu (14/1/2017) 

BANGKAPOS.COM - Hubungan Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono adalah hubungan yang 'saling berbalas pantun,' kata pengamat.

"Kita melihat SBY beberapa kali kita lihat seperti memberi ingatan pada Jokowi, tapi Jokowi di satu sisi juga memberi dengan ingatan yang lain. Ketika SBY mengatakan sesuatu misalnya, dijawab Jokowi dengan kunjungan ke Hambalang," kata pengamat politik Ray Rangkuti.

Baca: Pengawal RI 63 Tinju Spion Mobil Warga, Pejabat Ini Buka Jendela dan Ajak ke Gedung MK

"Sebetulnya dimulai dari peristiwa-peristiwa itu yang mungkin sampai sekarang berlanjut," katanya.

Tapi terkait dugaan makar, dalang unjuk rasa 411-212, dan penyadapan misalnya, menurut Ray isunya tidak bersumber dari Istana karena sampai saat ini tidak ada pernyataan-pernyataan langsung dari Jokowi atau stafnya yang mengarah ke sana.

Kepada wartawan, peneliti studi Islam dan kenegaraan Arif Susanto mengatakan setidaknya ada lima kontroversi antara pemerintahan sekarang dan mantan presiden itu. Berikut di antaranya:

Baca: Kisah Cinta di Balik Foto Pernikahan Belia yang Viral di Facebook

Proyek Infrastruktur Jokowi dan Hambalang

16 Maret 2016: Dalam rangkaian safari politik Tour de Java, SBY sempat mengkritik proyek infrastruktur pemerintahan Joko Widodo. Dalam sejumlah laporan, SBY menyebut bahwa tidak baik menggenjot proyek infrastruktur ketika ekonomi lesu.

"Yang mengerti ekonomi kalau pajak dikuras habis ekonomi justu tidak tumbuh. Yang penting yang wajib pajak jangan mangkir. Jangan digenjot habis-habisan apalagi saat kondisi ekonomi sedang sulit, maka perusahaan bisa bangkrut dan yang susah makin susah. Ekonomi sedang lesu, maka pajak harus pas," ujar SBY seperti dikutip berbagai laporan.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved