Sebelum Meninggal Adnan Buyung Pernah 'Ramalkan' Kasus Antasari Seperti Ini

Adnan Buyung meyakini di masa mendatang kebenaran atas kasus pembunuhan yang melibatkan Antasari akan terungkap.

Sebelum Meninggal Adnan Buyung Pernah 'Ramalkan' Kasus Antasari Seperti Ini
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Antasari Azhar (kanan), terdakwa dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, dikunjungi advokat Adnan Buyung Nasution sebelum menjalani persidangan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (5/2/2010). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Usai mendapatkan kebebasannya, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, langsung melancarkan manuver.

Terakhir, pada Selasa (14/2/2017), Antasari seret nama Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Hary Tanoesoedibjo dalam kasus pembunuhan Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Pernyataan tersebut dilontarkan Antasari setelah 8 tahun bungkam dan dirinya dijebloskan ke bui.

Baca: SBY Yakin Antasari Blak-blakan Karena Dapat Restu dari Penguasa

Di jejaring sosial, pengakuan blak-blakan dari Antasari tersebut mendadak viral dan menjadi bahan perbincangan para publik di jagat maya.

Berita TRIBUNNEWS.com berjudul 'Adnan Buyung: Antasari Harus Sabar' yang merilis pernyataan pengacara senior almarhum Adnan Buyung tentang kasus yang menjerat Antasari pun kembali viral di dunia maya.

Baca: Inilah Tebak-tebakan soal Motif Antasari Seret SBY Sehari Sebelum Pilkada

Dalam berita tersebut, almarhum meyakini dalam perjalanan waktu, di masa mendatang kebenaran atas kasus pembunuhan Nasrudin yang melibatkan Antasari akan terungkap.

Almarhum mengatakan apabila semua terbuka pada saat sekarang ini justru akan menimbulkan situasi yang panas dan kacau.

"Lepas dari proses pengadilan, masih banyak tanda tanya di perkara Antasari, mungkin sejarah yang akan buka, kalau sekarang masih panas suasananya, " ujar Buyung saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 22 September 2010.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved