Sabtu, 11 April 2026

Ketua KPU Sebut Tidak Bisa Memaksa Masyarakat Ikut Memilih

"Itu yang kita tekankan dan ingatkan kepada masyarakat, bahwasannya memilih atau tidak, kita tidak bisa memaksa,"

Editor: Hendra
Bangkapos.com/Ajie Gusti
Ketua KPU Babel, Fahrurozi saat menjelaskan terkait tingginya angka Golput, Senin (20/2/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - KPU Provinsi Kepulauan Babel menyebutkan banyak faktor yang membuat terjadinya Golput dalam Pilgub Babel beberapa waktu lalu.

Selain faktor cuaca, faktor ketidaksukaan pemilih kepada Paslon bisa saja membuat keengganan masyarakat untuk memilih Golput.

"Sebagus apapun sosialisasi kita, misalnya jika pemilih tidak suka dengan pilihannya tidak bisa dipaksakan. Tetapi jika masyarakat tidak tahu tanggal pemilihan itu salah kita, jadi banyak faktor dan variabel lain di dalamnya," jelas Ketua KPU Babel, Fahrurozi saat di temui dikantornya, Senin (20/2/2017) siang.

Baca: Massa Minta Aparat Usut Dana Pilkada Babel, Anggaran Besar Tapi Golput yang Menang

Menurutnya, kewajiban KPU yaitu mensosialisasikan tahapan, seperti kapan waktu melakukan pencoblosan.‎

"Itu yang kita tekankan dan ingatkan kepada masyarakat, bahwasannya memilih atau tidak, kita tidak bisa memaksa," ujarnya.‎

Baca: Rekaman Kim Jong Nam Tewas, Wanita Kaos Putih Tarik Kepala Kim Jong Nam Lalu Semprotkan Racun

Pihaknya bahkan sempat khawatir tingkat partisipasi pemilih di bawah 50 persen.

"Kami beberapa kali keliling ke lapangan dan memang hujan merata, itupun hujan sempat berhenti dan masyarakat saat itu berbondong-bondong datang, lalu hujan lagi. Tetapi hasilnya sementara 62 persen, cuma angka sementara nanti akan ada rekap manual," kata Oji.

Dirinya juga menambahkan, sosialisasi di KPU Kabupaten/Kota terus berjalan namun tidak terlihat secara langsung.

"Kami menyentuh masyarakat langsung dengan door to door untuk menyasar kepada pemilih, ke kampung dan desa," tambahnya.‎

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved