Rencana Sertifikasi Dai, MUI: Tidak Ada Alasan Siapapun Membatasi Aktivitas Dakwah

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari program sertifikasi dai.Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid

Rencana Sertifikasi Dai, MUI: Tidak Ada Alasan Siapapun Membatasi Aktivitas Dakwah
YouTube
Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari program sertifikasi dai.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Saadi.

Baca: Rahasia SBY dan Antasari dalam Kupasan Tulisan Yusril Tahun 2010 Masih Populer

Ia menuturkan bahwa program yang diinisiasi Kementerian Agama (Kemenag) itu bukanlah upaya dari pemerintah dan organisasi masyarakat (ormas) Islam, untuk membatasi dakwah para ulama, termasuk dalam kesempatan shalat Jumat.

"Tidak ada alasan siapa pun membatasi aktivitas dakwah. Negara menjamin kebebasan warganya untuk beribadah menurut ajaran agama dan keyakinannya," ujarnya saat dihubungi.

Baca: Di Daerah Ini, Sejumlah Partai Berbasis Islam Dukung Calon Kepala Daerah Nonmuslim

Ia mengingatkan, dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, diatur bahwa negara menjamin kebebasan beragama rakyatnya, dan menjamin rakyatnya melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan dan agama masing-masing.

"Membatasi aktivitas dakwah atau kegiatan keagamaan apa pun, itu bertentangan dengan konstitusi," katanya.

Baca: Subhanallah, Para Bocah Hafidz Al Quran Ini Diberi Hadiah Mengejutkan, Penonton Menangis Haru

Program sertifikasi dai yang diinisiasi Kemenag itu, menurutnya bertujuan antara lain untuk meningkatkan kapasitas da'i, dalam memberikan siraman rohani ke umat.

Hal itu penting mengingat perkembangan zaman yang terjadi.

Baca: Massa Aksi 212 Tidak Akan Duduki DPR, Ini 4 Tuntutan Mereka

"Jadi keharusan untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi, dalam bidang penguasaan materi dan metodologi dakwah, mutlak diperlukan oleh seorang khatib atau dai," ujarnya.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved