Senin, 13 April 2026

Nilai Pantau 75,96, Pemkab Bangka Raih Impian Dapat Piala Adipura

Pemerintah Kabupaten Bangka ingin meraih impian memeluk kembali Piala Adipura

Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
bangkapos.com/Nurhayati
Para siswa ikut lomba melukis tempat sampah saat Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Selasa (21/2/2017) di Dinas Lingkungan Hidup Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka ingin meraih impian memeluk kembali Piala Adipura yang sejak empat tahun terakhir sejak tahun 2012 lalu lepas dari tangan.

Secercah harapan untuk kembali meraih penghargaan bergengsi kota kecil terbersih ini, terbersit kembali ketika dari penilaian Tim Pantau I Kementerian Lingkungan Hidup di Wilayah Barat, Provinsi Riau, Sungailiat berhasil meraih penilaian tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kita mendapat nilai tertinggi di Provinsi Bangka Belitung dengan nilai 75,95. Dengan nilai kita ini ada harapan tetapi dari Tim Kementerian Lingkungan Hidup mungkin akan turun verifikasi nilai kita di Bangka Belitung ini. Kita tidak tahu kapan, yang jelas nilai kita 75,95 ini bisa dipertahankan," harap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Meinalina kepada bangkapos.com, Selasa (21/2/2017) disela-sela Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2017.

Ia berharap nilai ini bisa dipertahankan dan dijaga sehingga kekurangan yang ada perlu dibenahi. Pasalnya untuk penilaian kedua Adipura akan dilakukan akhir Maret dan awal April 2017. Untuk itu ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan daerah agar bersih, indah, hijau dan asri. Meinalina mengingatkan warga agar jangan ada yang membakar, menebang pohon, dan membuang sampah sembarang.

"Pohon banyak manfaatnya kita menanam pohon satu tahun belum tentu bisa tumbuh besar, nebangnya 10 menit selesai. Pohon tidak usah ditebang biar tumbuh tapi dipapas saja untuk merapikannya," kata Meinalina.

Untuk bank sampah yang juga menjadi penilaian Adipura tetap dipantau oleh pihaknya. Pada tahun 2017 ini akan dibentuk bank sampah induk yang sudah dibangun tahun 2016 lalu di Kenanga.

"Saya optimis karena apa yang dinilai kemarin sudah cukup baik yang kurang diperbaiki yang baik kita pertahankan," ungkap Meinalina.

Pihaknya bekerja keras untuk meraih kembali Piala Adipura ini, namun tujuan utamanya adalah menjaga lingkungan daerah agar selalu bersih dan asri. "Kita ada kesiapan-kegiatan. Kesiapan kita di TPA alhamdulillah kemarin nilainya tinggi dan kita pertahankan nilainya," jelas Meinalina.

Selain itu juga adanya penataan saluran air dan gorong-gorong agar tidak terjadi banjir kembali. Jika semua bersih tanpa adanya sampah maka bisa menghindari terjadi banjir. Oleh karena itu menurut Meinalina perlu ditanamkan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan.

"Kami harapkan lurah, kaling karena dia pelaku yang berhadapan langsung dengan masyarakat, menyampaikan apa yang disampaikan pak wakil bupati, tidak harus kita terus dari PNS yang kerja bakti tetapi masyarakat. Bukan kerja bakti kemana ke tempat mereka (warga-red) bersihkan sampahnya. Kalau bersih pasti nyaman," kata Meinalina.

Dia menilai kesadaran masyarakat menjaga kebersihan masih kurang sehingga perlu menyelamatkan Sungailiat sebagai ibukota Kabupaten Bangka dari timbunan sampah. "Kadang-kadang kita merasa masyarakat kurang peduli. Buang sampah saja pakai lempar," sesal Meinalina.

Ia pernah melihat ada warga yang buang sampah main lempar yang jatuh di bawah saluran air.

"Kejadian saya lihat sendiri. Saya kejar, orang lempar sampah,saya stop dia, saya bilang tolong ambil. Sampah siapa? katanya sampah saya, ambil tempat buangnya dimana, dikotak itu. Kenapa kamu buang di parit sini. Ambil, diambilnya, alhamdulillah. Mungkin dia nggak suka saya silahkan. Kita menerapkan kebersihan ini harus begitu kayaknya karena mungkin kesadaran masyarakat kurang sekali sepertinya hanya kami yang bekerja," keluh Meinalina.

Namun ditegaskan, tugas kebersihan bukan hanya dinas lingkungan hidup tetapi juga seluruh komponen masyarakat bersama-sama berperan menjaga kebersihan dan peduli sampah.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved