Dukungan Masyarakat Mengalir Berkat Pemberitaan Koin Peduli Save SMAN 2 Mendobarat
Masyarakat mengumpulkan koin dan tandatangan warga dengan mengumumkan di masjid-masjid untuk mendukung SMAN 2 Mendobarat.
Penulis: nurhayati | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Komite SMAN 2 Mendobarat Efendi mengaku terharu atas kepedulian para insan pers yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Bangka (KWB) dan Persatuan Mahasiswa Hukum (Permahi) Universitas Bangka Belitung yang telah bersusah payah mengumpulkan Koin Peduli #Save SMAN 2 Mendobarat.
"Kami berterima kasih banyak dari Komunitas Wartawan Bangka dan Permahi yang telah membantu Save SMAN 2 Mendobarat. Kami juga merasa sangat terbantu adanya pemberitaan dari para wartawan yang dikomandoi oleh Komunitas Wartawan Bangka untuk memperhatikan pendidikan di sekolah ini. Dari pemberitaan itulah menyebar akhirnya dengan mencuatnya berita itu banyak dukungan kepada kami," ungkap Efendi.
Dukungan juga mengalir dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kabupaten Bangka termasuk dari 15 desa yang ada di Kecamatan Mendobarat ini.
Mereka juga mengumpul koin untuk membantu agar SMAN 2 Mendobarat tetap eksis.
"Barulah sebagian besar masyarakat di Desa Penagan ini tahu. Mereka selama ini merasa SMAN 2 Mendobarat ini tenang-tenang saja, tidak ada permasalahan apa-apa, yang tahu murid, guru dan sebagian masyarakat saja," ungkap Efendi.
Berkat berita tersebut masyarakat tahu kemudian mereka mengumpulkan koin dan tandatangan warga dengan mengumumkan di masjid-masjid.
"Kita beli kain putih. Setiap di masjid kita gelar kain itu minta dukungan dari masyarakat untuk sekolah. Koin yang terkumpul juga sudah kita sampai ke pengacara kita. Sejak adanya berita dari kawan-kawan KWB ini kami merasa bersyukur sekali," kata Efendi.
Saat menjalani sidang gugatan perdata tersebut pihaknya juga merasa hampir merasa lelah, namun bersyukur adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bangka terhadap nasib pendidikan di SMAN 2 Mendobarat.
Kendati kalah ditingkat Pengadilan Negeri Sungailiat karena keputusan Majelis Hakim memutuskan memenangkan gugatan Linda Febriyanti terhadap sengketa lahan SMAN 2 Mendobarat tetapi mereka berharap adanya keadilan di tingkat gugatan banding di Pengadilan Tinggi Babel hingga keputusan tingkat tertinggi nanti.
Dengan demikian tidak ada lagi kasus sengketa lahan yang membelit SMAN 2 Mendobarat.
"Kami berharap kasus ini bisa cepat selesai dan berakhir dengan baik," harap Efendi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/save-sman-mendobarat_20170225_165025.jpg)