Rizieq Shihab Tahu Ada Kasus Penodaan Agama dari Video

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab, dijadikan saksi ahli agama dalam sidang kasus dugaan penodaan agama oleh terdakwa Ahok

Rizieq Shihab Tahu Ada Kasus Penodaan Agama dari Video
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab, dijadikan saksi ahli agama dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

Dalam sidang, Rizieq mengaku sudah melihat video pidato Basuki sebagai Gubernur DKI Jakarta di depan masyarakat Kepulauan Seribu, 27 September 2016 yang menyitir ayat Al Maidah 51.

"Saudara pernah diperiksa penyidik?" Tanya hakim ketua Hakim Dwiarso Budi Santiarto di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/207).

"Pernah dua kali," jawab Rizieq.

"Dalam kasus apa?" Tanya hakim.

"Penodaan agama yang dilakukan oleh terdakwa," kata Rizieq.

Hakim lalu bertanya, asal muasal dirinya mengetahui kasus penodaan agama yang menjerat Ahok.

"Pertama kita tahu dari rekaman video yang berbedar luas terkait di Pulau Seribu," kata Rizieq.

Rizieq lalu mengatakan, dirinya diperlihatkan video rekaman, yang sudah diperiksa laboratorium forensik Mabes Polri.

Dirinya lalu diminta melakukan penilaian sebagai ahli agama, terhadap video yang beredar tersebut.

Hakim juga bertanya berapa durasi video yang dilihatnya. Namun Rizieq mengaku lupa berapa lama. Dirinya menjelaskan bahwa seluruh isi rekaman video sudah dilihatnya.

"Cukup panjang. Saya lihat semua. Penyidik meminta dengarkan semua. Saya sempat meminta di putar ulang. Saya lihat, mendengar lalu saya minta diputar ulang lagi, untuk pastikan kata-kata yang diucapkan. Karena saya harus memastikan isi pidato sama dengan sikap MUI," kata Rizieq.

Hakim meminta Rizieq menjelaskan apa yang dilihatnya dalam video tersebut.

"Seingat saya ada cerita-cerita soal tambak perikanan kepada masyarakat, saya tapi tidak fokus pada kalimat lain. Karena yang ditanya penyidik hanya soal penodaan agama," katanya.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved