Kuota Haji Babel 2017 Jadi 1.062 Orang

dengan jumlah 1062 orang ini ditambah dengan 7 TPHD itu, masing-masing kaabupaten atau kota tidak mempunyai kuota.

IST
Zakwan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Musim haji tahun 2017 ini yang tinggal beberapa bulan lagi telah dipersiapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia.

Terkait hal tersebut, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2017 tentang penetapan kuota haji tahun 1438 Hijrah atau 2017 Masehi, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan porsi sebanyak 1062 orang.

"Ini sudah fix, karena telah ada surat keputusannya, ada 1062 orang ditambah dengan 7 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) , tahun kemarin kita hanya mendapatkan 724 orang ditambah dengan 8 orang TPHD," jelas H Zakwan, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Bangka, Rabu (1/3/17) di Sungailiat.

Dituturkan Zakwan lebih lanjut, dengan jumlah 1062 orang ini ditambah dengan 7 TPHD itu, masing-masing kaabupaten atau kota tidak mempunyai kuota.

"Jadi dari 1062 orang itu, kabupate/kota masing-masing mencari sendiri jemaahnya yang masuk dalam 1062 itu sesuai dengan urutan porsinya," jelasnya.

Untuk lanjut Zakwan, untuk Kabupaten Bangka, pihaknya tinggal memverifikasi mencari siapa diantara 1062 orang itu masuk.

Namun untuk sementara inilanjut Zakwan, untuk Kabupaten Bangka ada sekitar 275 yang masuk dalam 1062 orang tersebut.

"Kita masih cara manual by name, by address, ada 275 yang masuk, namun kepastiannya, kita tetap menunggu keputusan dari pusat," jelasnya.

Dikatakan H Zakwan lebih lanjut dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sejak adanya pemangkasan dari tahun 2013 sampai dengan 2016, Kabupaten Bangka biasanya mendapatkan sekitar 200 orang.

"Jadi sekarang ini tidak berdasarkan siapa yang tua atau muda, namun siapa yang paling cepat mendaftar, mau muda atau tua, itu yang masuk," jelasnya.

Menurut Zakwan lagi, sejauh ini peran Kementerian Agama khususnya Kabupaten Bangka telah melakukan pendataan, persiapan berkas-berkas administrasi calon jemaah haji seperti bukti setor awal, termasuk juga koordinasi dengan dinas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan di puskemas kecamatan masing-masing, dan pembuatan paspor.

"Sudah koordinasi dengan dinas terkait juga, dan termasuk juga pembuatan paspor, untuk pembuatan paspor ini, dilakukan sendiri atau mandiri karena jarak antara Sungailiat dan Pangkalpinang cukup dekat, atau bisa juga dilakukan secara kolektif dan akan diganti biayanya waktu akan berangkat di asrama haji, sampai sekarang sudah setengahnya membuat sambil kita menunggu keputusan dari pusat" jelasnya.

Kedepan setelah selesai semuanya, menunggu keputusan resminya, maka dari pihak Kementerian Agama akan melakukan kegiatan manasik haji.

"Manasik ini akan kita lakukan setelah ada keputusan resminya dan akan kita hubungi nanti," tukasnya.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved