Breaking News:

Breaking News

Sopir-sopir Ini Keberatan dengan Aturan Berstandar Internasional

Sopir-sopir ini berkeberatan aturan yang berstandar Internasional diberlakukan, lantaran dinilai membuat kerjaan mereka menjadi lambat.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: edwardi
bangkapos.com/Disa Aryandi
Ratusan mobil truk terparkir di depan PT Pelindo II Tanjungpandan, Belitung, Rabu (1/3/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Aturan baru yang diterapkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjungpandan, Belitung terkait dengan truk bongkar muat masuk ke area pelabuhan dengan berjumlah lima orang, Rabu (1/3/2017) mendapat protes dari ratusan sopir pelabuhan.

Sopir-sopir ini berkeberatan aturan yang berstandar Internasional diberlakukan, lantaran dinilai membuat kerjaan mereka menjadi lambat.

"Tapi terus terang saja, nanti ini akan dirembukan, dan kami tidak mempersulit hanya ingin melakukan penertiban saja agar rapi," ungkap Kepala Kantor KSOP Kelas V Tanjungpandan, Capt Muas Effendi kepada posbelitung.com, Rabu (1/3/2017).

Menurut Muas, seluruh sopir yang beraktivitas di Pelindo II ini harus terindentifikasi. Mereka harus kembali mendaftarkan diri atau mendata ulang melalui organisasi bersangkutan.

Pasalnya dengan demikian, aturan baru ini bisa diterapkan tanpa merugikan pihak sopir. Lantaran sudah berstatus standar Internasional, perihal tersebut harus diterapkan.

"Saya sudah minta ke Pelindo, untuk lahan parkir dibersihkan dulu, dan dicoba tiga bulan kedepan. Karena kami ini hanya mengatur, mengendalikan, mengawasi dan membina," ujarnya.

Aturan yang direncanakan ini, kata Muas, berupa antrian truk masuk kearea utama pelabuhan. Truk tersebut sebelum masuk ke area bongkar muat harus terlebih dahulu mengantri dikantong parkir.

"Setelah ada satu kapal bongkar muat, maka truk yang parkir dikantong parkir ini, perlima truk bongkar muat dalam satu kapal. Nanti gantian lagi, seperti itu seterusnya. Sehingga tidak ada lagi truk ngantri atau parkir didalam area utama pelabuhan," katanya. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved