Inilah 5 Hal Keliru tentang KPR yang Menghalangi Orang Punya Rumah Sendiri

KPR ini juga merupakan bangunan atau subsidi pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki rumah.

Inilah 5 Hal Keliru tentang KPR yang Menghalangi Orang Punya Rumah Sendiri
Istimewa
Perumahan subsidi dengan lokasi yang strategis dibangun PT Mega Saputra Persada (MSP) di kawasan Bukit Baru, Kota Pangkalpinang 

Ternyata masalah pertama ini adalah mitos terbesar yang tersebar.

Uang muka merupakan pembayaran yang bisa dibayarkan ketika awal. Sebelum memulai kredit pertama.

Uang muka ini dianggap bisa meringankan kreditan selanjutnya. Hal tersebut memang benar, namun bukan berarti uang muka besar akan lebih baik.

KPR biasanya menyediakan rumah dasar saja, di mana Anda masih harus memoles rumah tersebut menjadi bagus atau sedikit merenovasinya.

Uang muka yang besar tentu akan mengurangi anggaran untuk merenovasi rumah tersebut. Maka dari itulah anggaran besar belum tentu pilihan yang baik.

2.    Tunggu Tua

Beberapa masyarakat Indonesia memiliki polemik yang buruk. Di mana mereka sengaja menunggu tua untuk membeli rumah atau dianggap ketika sudah siap berpisah dari orangtua dan hidup mandiri.

Misalnya sudah mapan atau sudah menikah, padahal Anda bisa membeli rumah dari waktu yang lebih muda.

Apalagi pengambilan KPR memiliki batas waktu tertentu, misal jika Anda sudah memasuki usia 50 tahun, atau Anda sudah tidak memiliki pasangan seperti janda atau duda, maka pengambilan KPR akan sulit dilakukan.

Hal itu disebabkan pihak KPR sendiri tidak berani mengambil risiko jika nasabahnya terjadi sesuatu.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved