Ribuan Benih dan Induk Ikan Hilang Akibat Banjir, Dewan Minta Dinas PU Atasi Kondisi BBI

Peninjauan ini dilakukan para wakil rakyat tersebut bersama dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan

Ribuan Benih dan Induk Ikan Hilang Akibat Banjir, Dewan Minta Dinas PU Atasi Kondisi BBI
Istimewa
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bangka Hendra Yunus bersama Wakil Ketua Komisi C Firdaus Djohan, dan Anggota Komisi C Reniati Theresia Sajuni serta Staf Sekretariat DPRD Bangka didampingi Kepala BBI Sungailiat Sujono, Kasubag Tata Usaha BBI Sungailiat, Ridwan serta Staf Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka, Senin (6/3/2017) saat meninjau kondisi BBI Sungailiat pasca banjir.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA --Komisi C DPRD Kabupaten Bangka, Senin (6/3/2017) kemarin meninjau Balai Benih Ikan (BBI) Sungailiat yang tepat berada tepat di depan Gedung Mahligai Rakyat DPRD Kabupaten Bangka.

Kedatangan para anggota dewan ini untuk melihat langsung kondisi BBI terkait dengan banjir melanda balai benih ikan ini, pada tanggal 12 Februari 2017 lalu. Pasalnya ribuan ekor benih dan induk ikan hilang tersapu banjir.

Peninjauan ini dilakukan para wakil rakyat tersebut bersama dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka.

"Kita turun meninjau BBI Sungailiat di Kabupaten Bangka terkait dengan musim hujan kemarin. Air meluap sampai ke pinggir jalan kantor bupati bagaimana mengatasinya, mencari bagaimana solusi jalan keluarnya dengan dinas PU juga ikut hadir datang ke lokasi," ungkap Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bangka Hendra Yunus didampingi Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bangka Herman CH kepada bangkapos.com, Selasa (7/3/2017) di Ruang Komisi C DPRD Kabupaten Bangka.

Ia menilai debit air yang masuk lebih besar dari daya tampung kolam BBI sedangkan saluran air juga kecil sehingga air meluap.

Kondisi ini selalu terjadi saat hujan deras. Untuk itulah komisi C langsung melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka.

"BBI ini juga untuk pemasukan PAD kita, susah kalau musim hujan ikannya hanyut kemana-mana," ungkap Hendra.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PU apakah akan dibuat embung di sekitar areal BBI baru dialirkan atau melakukan pelebaran saluran jalan dari depan kantor DPRD hingga bupati ataupun saluran lama dari Kantor Dekranasda Bangka bisa diaktifkan kembali agar air menyebar melalui dua saluran sehingga air di BBI tidak langsung meluap.

Selain itu komisi C menyarankan tambak BBI bisa ditinggikan dan saluran air diperdalam. "Kami mohon pihak PU lah berkoordinasi dengan BBI kita bagaimana solusi agar BBI tidak meluap setiap musim penghujan.

Dikatakannya ke depan perlu dilakukan penataan BBI Sungailiat. Untuk itu pihak teknislah bisa berkoordinasi dengan pihak BBI agar kondisi ini tidak terulang kembali.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved