Sejak Terbakar Hutan Gunung Maras Hingga Kini Belum Ada Tindakan Pemulihan

Di lereng Gunung Maras di Buhir tersebut, sudah kehilangan kanopi, sebagai pelindung kehidupan satwa pohon maupun

Sejak Terbakar Hutan Gunung Maras Hingga Kini Belum Ada Tindakan Pemulihan
Bangkapos/Riyadi
MENGERING DAN MATI -- Tegakan hutan di lereng Gunung Maras tampak mengering dan mati, setelah terbakar di tahun 2015 lalu. Sampai sekarang belum ada upaya untuk pemulihan tegakan hutan di daerah itu. Foto Selasa (7/3/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hutan di Gunung Maras di Kecamatan Riausilip, yang terbakar sekitar bulan November tahun 2015 lalu, hingga kini belum pulih secara total.

Sejak terbakar di tahun 2015 itu, sampai sekarang juga belum ada tindakan nyata untuk pemulihan tegakan hutan.

Jika menelusuri sekitar lereng Gunung Maras di Dusun Buhir Desa Berbura Kecamatan Riausilip, melalui jalur ke air terjun Buhir atau jalur ke puncak, maka di lereng-lereng bukit atau disekitar dua jalur tersebut, terlihat jelas begitu banyak pepohonan hutan yang masih berdiri tegak tapi kondisinya mengering dan mati, setelah terbakar tahun 2015 lalu.

Di lereng Gunung Maras di Buhir tersebut, sudah kehilangan kanopi, sebagai pelindung kehidupan satwa pohon maupun yang dipermukaan tanah.

Di lokasi hutan yang terbakar, kini hanya tumbuh semak belukar, pepohonan dari ukuran yang kecil hingga besar mayoritas sudah mati akibat kebakaran itu, meskipun ada pepohonan lainnya tidak mati, tapi kondisinya baru tumbuh cabang, dahan dan daun baru.

Kaur Pembangunan Pemdes Buhir Hasan mengungkapkan, kawasan hutan Gunung Maras, yang terbakar di 2015, luasnya diperkirakan mencapai 30 hektar.

"Sampai sekarang belum ada yang melakukan pemulihan hutan, dulu ada salah satu organisasi yang melakukan penanaman pohon, tapi bukan di luar lokasi yang terbakar," kata Hasan kepada bangkapos.com Rabu (8/3/2017).

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved