Liga Champions
Sesumbar Enrique Terbukti, Barcelona Lolos Dramatis Setelah Bantai PSG
Keberhasilan Barcelona itu bisa dikatakan dramatis karena PSG menang 4-0 pada laga pertama di Paris.
BANGKAPOS.COM, BARCELONA - Barcelona lolos dramatis setelah menang 6-1 atas Paris Saint-Germain (PSG) dalam pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (8/3/2017) atau Kamis dini hari WIB. Barcelona lolos dengan agregat 6-5.
Keberhasilan Barcelona itu bisa dikatakan dramatis karena PSG menang 4-0 pada laga pertama di Paris.
Selain itu, Barcelona juga dalam keadaan terjepit karena juara Perancis itu sempat mencetak gol melalui Edinson Cavani pada laga ini.
Gol penentu keberhasilan Barcelona lolos pun baru tercipta pada menit terakhir injury time melalui Sergi Roberto.
Lima gol lain Barcelona lain dibukukan oleh Luis Suarez, Lionel Messi, Neymar (2 gol), dan bunuh diri Layvin Kurzawa.
Pertandingan baru berlangsung tiga menit, publik Camp Nou sudah bersorak ketika Luis Suarez berhasil menjebol gawang Kevin Trapp.
Striker tim nasional Uruguay itu berhasil unggul dalam duel udara atas Trapp dan menyundul bola ke arah gawang PSG.
Defender PSG sebenarnya sempat berupaya menyapu bola. Namun, teknologi garis gawang menilai bola sundulan Suarez itu telah sepenuhnya melewati garis.
Tekanan dari Barcelona meningkat. Sementara itu, Les Parisiens - julukan PSG - hanya bisa punya dua peluang sepanjang babak pertama.
Gol kedua Barcelona tercipta pada menit ke-40 akibat bunuh diri Layvin Kurzawa. Gol ini bermula dari sontekan Andres Iniesta yang ditinju oleh Trapp.
Namun, bola justru mengenai Kurzawa dan berbalik kembali ke gawang PSG.
Tiga menit babak kedua berjalan, Barcelona mendapat penalti. Thomas Meunier yang mencoba memotong umpan Iniesta kehilangan keseimbangan dan membuat Neymar terjatuh.
Sempat ada protes dari para pemain PSG, tetapi wasit tetap pada putusannya.
Lionel Messi yang menyia-nyiakan kesempatan untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Akan tetapi, usaha Barcelona untuk mengatasi defisit gol kian sulit setelah gawang Marc-Andre Ter Stegen jebol pada menit ke-62. Barcelona butuh tiga gol lagi untuk lolos karena secara agregat PSG unggul 5-3.
Asa Barcelona untuk mengejar terbuka ketika tendangan berkat dua gol Neymar.
Tendangan bebas Neymar pada menit ke-88 membuat defisit gol berkurang.
Penalti dia pada menit pertama injury time, membuat skor agregat imbang 5-5 tetapi Barcelona masih kalah agresivitas gol tandang.
Menit kelima injury time, gol penentu keberhasilan Barcelona lolos lahir.
Adalah Sergi Roberto yang mencatatkan namanya di papan skor seusai menyelesaikan umpan Neymar dan membuat tuan rumah menang 6-1 sekaligus lolos dengan agregat 6-5!
Sesumbar Luis Enrique
Sebelumnyam, Pelatih Barcelona, Luis Enrique, melontarkan komentar sumbar menjelang duel kontra Paris Saint-Germain (PSG) pada partai babak kedua Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (8/3/2017).
Tim beralias La Blaugrana tengah tertinggal agregat 0-4. Artinya, mereka membutuhkan minimal lima gol untuk lolos ke perempat final.
Sejarah membuktikan sulit untuk mewujudkan skenario tersebut.
Tengok saja kisah akhir tim-tim yang menderita kekalahan 0-5 pada partai pertama fase gugur kompetisi antarklub Eropa.
Total 58 kali skor tersebut tercipta. Ujungnya, tim yang kalah pada partai pertama, selalu gagal melangkah ke babak selanjutnya.
Alih-alih bersikap merendah mengacu fakta sejarah, Enrique malah menjanjikan gelontoran gol di Camp Nou.
"Kalau mereka bisa mencetak empat gol, kami mampu menciptakan enam. Kami tengah berada dalam performa bagus dan harus merasa percaya diri," tutur Enrique.
Barcelona memang bermodalkan tren positif. Dalam dua partai terakhir La Liga, pasukan Enrique mampu mencetak sebelas gol dan hanya kemasukan satu.
Korban terakhir adalah Celta Vigo, yang takluk 0-5 di Stadion Camp Nou, Sabtu (4/3/2017). Sebelumnya, mereka menang 6-1 atas Sporting Gijon.
Untuk melanjutkan rentetan kemenangan, Enrique pun melihat pentingnya pengendalian emosi dari semua pihak.
"Setiap pertandingan sepakbola membutuhkan manajemen emosi, tetapi ini lebih penting lagi. Hal ini tidak cuma berlaku untuk pemain, tetapi suporter," kata Enrique.
Lantas, rencana apa yang diusung Enrique untuk merealisasikan misi comeback di Camp Nou?
"Kami bisa menerapkan banyak sistem. Saya tidak ingin memberikan petunjuk kepada Unai Emery," ucap eks arsitek AS Roma dan Celta Vigo itu. (Kompas.com)
Hasil Pertandingan
Barcelona 6-1 Paris Saint-Germain (Luis Suarez 3', Layvin Kurzawa 40'-bunuh diri, Lionel Messi 50'-penalti, Neymar 88', 90'+1-penalti, Sergi Roberto 90'+5 ; Edinson Cavani 62')
Susunan Pemain
Barcelona (3-3-1-3): 1-Marc-Andre ter Stegen; 14-Javier Mascherano, 3-Gerard Pique, 23-Samuel Umtiti; 4-Ivan Rakitic (21-Andre Gomes 84'), 5-Sergio Busquets, 8-Andres Iniesta (7-Arda Turan 65'), 10-Lionel Messi; 12-Rafinha (20-Sergi Roberto 76'), 9-Luis Suarez, 11-Neymar
Pelatih: Luis Enrique
Paris Saint-Germain (4-2-3-1): 1-Kevin Trapp; 20-Layvin Kurzawa, 2-Thiago Silva, 5-Marquinhos, 12-Thomas Meunier (4-Grzegorz Krychowiak 90+3'); 14-Blaise Matuidi, 25-Adrien Rabiot, 23-Julian Draxler (19-Serge Aurier 75'), 6-Marco Verratti, 7-Lucas Moura (11-Angel di Maria 55'); 9-Edinson Cavani
Pelatih: Unai Emery
Wasit: Deniz Aytekin (Jerman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/barca_20170309_050803.jpg)