Breaking News:

Barcelona vs PSG

Unai Emery Kecewa Wasit Lebih Menguntungkan Barcelona

"Kami mencoba untuk menunjukkan kepribadian kami. Namun, wasit memberi dua penalti bagi Barcelona dan hal yang sama tidak kami dapatkan

Editor: Hendra
PASCAL PAVANI/AFP
Ekspresi pelatih PSG, Unai Emery, saat laga Ligue 1 kontra Toulouse di Stadion Municipal, pada Jumat (23/9/2016) waktu setempat. 

BANGKAPOS.COM - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Unai Emery, mengungkapkan rasa kecewa terhadap wasit Deniz Aytekin yang memimpin laga Barcelona versus PSG pada babak 16 besar Liga Champions, Rabu (8/3/2017).

Pada laga itu, PSG harus menerima kenyataan telah tersingkir di Liga Champions karena secara mengejutkan kalah telak 1-6. Padahal, pada leg pertama PSG menang dengan skor meyakinkan, 4-0. 

Gol-gol Barcelona dicetak oleh Luis Suarez pada menit ketiga, Kurzawa (40'-bunuh diri), Lionel Messi (50'-penalti), Neymar (88', 90'-penalti), dan Sergi Roberto (90'+5).

Adapun gol PSG dicetak oleh Edinson Cavani pada menit ke-62. Barcelona pun unggul agregat 6-5 dan berhak lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Namun, terkait laga di Camp Nou, kandang Barcelona, Emery mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kepemimpinan wasit.

Dia mengkritik hadiah dua penalti untuk tim lawan, sedangkan saat bek Barcelona, Javier Mascherano, handball di area 12 pas, timnya tidak mendapat penalti.  

"Kami mencoba untuk menunjukkan kepribadian kami. Namun, wasit memberi dua penalti bagi Barcelona dan hal yang sama tidak kami dapatkan, itu sangat berdampak," ucapnya, seperti dikutip dari FourFourTwo.com.

"Kami percaya bisa melakukannya (lolos ke fase berikutnya), tetapi keputusan wasit menghukum kami," ujarnya.

Selain itu, pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa pada babak pertama timnya tidak tampil sesuai rencana, tetapi pada babak kedua PSG tampil lebih baik.

"Babak pertama adalah kesalahan. Kami bertahan sangat dalam dan mereka memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak gol. Kami membuat kesalahan untuk dua gol pada babak pertama," katanya.

"Kami lebih tenang di babak kedua dan posisinya lebih baik. Kami meningkatkan permainan dan memiliki kesempatan," ujarnya.

Mantan pelatih Sevilla ini pun mengatakan bahwa apa yang dialami di Barcelona adalah pengalaman buruk bagi dirinya dan klub. 

"Keputusan wasit melawan kami. Kami kehilangan segalanya pada menit-menit akhir," tutur Emery. 

"Ini pengalaman negatif bagi saya dan bagi klub. Kami perlu belajar dari kejadian ini," ucapnya. (FourFourTwo)

Penulis: Eris Eka Jaya/Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved