Breaking News:

Alamak, Warga Minta Pemerintah Belikan Kondom Getar Pakai Uang Rakyat

Kondom getar dengan ‘battery itu adalah permintaan dan kebutuhan masyarakat di desa yang berada di kota kecamatan itu.

Editor: fitriadi
NTISARI-ONLINE.COM
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, MASAMBA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) warga Desa Malangke, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, memasukkan pengadaan alat kontrasepsi pria jenis “kondom bergetar” yang jumlahnya mencapai 200 bungkus.

Permintaan itu tercantum dalam dokumen resmi hasil Musrembang Kecamatan Malangke.

Dokumen 20-an lembar itu memuat rincian kebutuhan warga 47.219 dari 14 desa di Kecamatan Malangke.

Camat Malangke M Sofyan Zubair (47), membenarkan usulan warganya.

Bahkan, Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di aula Kantor Bappeda Luwu Utara, Kamis (9/3/2017) resmi mengusulkan, pengadaan alat kontrasepsi berbahan latex itu, untuk dimasukkan ke dalam APBD Luwu Utara 2017/2018.

Ia menyebut kondom getar dengan ‘battery itu adalah permintaan dan kebutuhan masyarakat di desa yang berada di kota kecamatan itu.

“Ya, itulah kebutuhan warga di sana, melalui Musrenbang desa sejak Januari 2017 lalu,” ujar Zubair yang dikonfirmasi.

Selain kondom getar, warga di kampung yang tepat di lengkungan dalam Teluk Bone itu juga mengusulkan pengadaan suntik 200 vial dan pil andalan 200 strip ke Dinas PP dan KB.

“Ini bagian dari program kebutuhan Keluarga Berencana,” ujar camat.

Usulan tersebut diakomodir pihak kecamatan dengan memasukkannya dalam program prioritas usulan bagi Dinas Pengendalian Penduduk dan Kaluarga Berencana (PP dan KB) yang akan dibahas pada musrenbang tingkat kabupaten

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved