Berita Populer Bangkapos, Bupati Bangka Berang Hingga Wagub Pertanyakan DL 153 Milyar

Dak nek marah ge jadi nek marah gara-gara ni dak siap. Percuma banyak PNS dak tahu apelah

Berita Populer Bangkapos, Bupati Bangka Berang Hingga Wagub Pertanyakan DL 153 Milyar
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat 

BANGKAPOS.COM--Pemerintah Kabupaten Bangka mengundang Prof Djamaludin Ancok Phd, Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memberikan ceramah umum mengenai reformasi birokrasi di Kabupaten Bangka, Senin (13/3/2017) di Gedung Sepintu Sedulang.

Kegiatan ini tidak saja dihadiri oleh jajaran birokrasi dilingkungan Pemkab Bangka tetapi juga jajaran kepolisian, para perwira dari TNI AD dan AL, direktur dan para dosen Polman Babel, para guru dan para mahasiswa.

Namun acara ini sempat molor karena listrik PLN padam. Bahkan Bupati Bangka H Tarmizi Saat sempat emosi karena lamanya penanganan listrik yang padam ini.

"Coba pinjam ke PLN, Pak Jumani yang genset mobile itu," perintah Tarmizi langsung kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bangka M Jumani.

Guru Besar Ilmu Psikologi UGM Prof Djamaludin Ancok PhD, berfoto bersama Bupati Bangka H Tarmizi Saat dan istri, Direktur Polman Babel Sugeng Ariyono, Dosen UBB Ibrahim, Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, Perwakilan TNI AL, dan Perwakilan Kejaksaan Bangka, Senin (13/3/2017) saat memberikan ceramah umum di Gedung Sepintu Sedulang.
Guru Besar Ilmu Psikologi UGM Prof Djamaludin Ancok PhD, berfoto bersama Bupati Bangka H Tarmizi Saat dan istri, Direktur Polman Babel Sugeng Ariyono, Dosen UBB Ibrahim, Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, Perwakilan TNI AL, dan Perwakilan Kejaksaan Bangka, Senin (13/3/2017) saat memberikan ceramah umum di Gedung Sepintu Sedulang. (bangkapos.com/Nurhayati)

Dia juga sempat mengeluhkan lambatnya gerak para PNS di lingkungan Pemkab Bangka.

"Dak nek marah ge jadi nek marah gara-gara ni dak siap. Percuma banyak PNS dak tahu apelah," keluh Tarmizi.

Akhirnya acara dimulai dengan mengunakan genset. Pada kesempatan ini ia meminta maaf karena kondisi listrik yang padam. .

"Saya mohon maaf karena tadi ada kerusakan listrik yang diluar kewenangan kita. Jadi atas nama pemerintah daerah dan pribadi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Tarmizi ketika membuka acara.

Kendati listrik padam, Guru Besar UGM Djamaludin Ancok menanggapinya dengan sabar dan tenang. Menurutnya, padamnya listrik PLN ini merupakan ujian kesabaran dari Allah.

"Kesabaran kita sedang diuji oleh Allah," ungkap Djamaludin.

Halaman
123
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved