Minggu, 12 April 2026

PSSI Imbau Penonton Tidak Bawa Flare saat Indonesia vs Myanmar

jika flare tetap menyala pada laga uji coba besok, maka timnas Indonesia harus menjalani pertandingan tanpa penonton.

Editor: Hendra
Tribunnews.com
suporter 

Laporan Wartawan wartakotalive.com Banu Adikara

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - PSSI mengeluarkan imbauan tegas kepada para calon penonton laga uji coba Indonesia kontra Myanmar agar tidak membawa dan menyalakan flare, atau suar, pada pertandingan nanti.

Pertandingan Merah Putih melawan Malaikat Putih sendiri dijadwalkan  berlangsung pada Selasa (21/3) pekan depan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin pada Jumat (17/3) mengatakan, imbauan ini bukan hanya sekadar basa-basi saja.

Pasalnya, timnas Indonesia pernah dijatuhi denda oleh Komite Disiplin AFC lantaran menyalakan flare pasca partai semifinal dan final Piala AFF 2016 lalu.

"Kami mohon siapapun yang menonton nanti tidak menyalakan flare. Timnas bisa dikenakan sanksi yang lebih berat dan lebih buruk bila hal ini tetap dilakukan, " kata Hanif.

Hanif melanjutkan, peringatan ini sudah disampaikan kepada PSSI oleh Kepala Komite Disiplin AFC, James Kitiching.

Hanif mengatakan, jika flare tetap menyala pada laga uji coba besok, maka timnas Indonesia harus menjalani pertandingan tanpa penonton.

Sanksi ini tentunya juga diikuti oleh denda uang yang amat besar.

"Perlu diketahui, PSSI harus mencicil pembayaran denda selama dua tahun akibat imbas flare yang menyala di Piala AFF 2016 lalu. Kalau sampai kali ini menyala lagi, maka cicilan denda akan bertambah" kata Hanif.

Bilamana tetap ada yang ngeyel menyalakan flare, Hanif mengatakan bahwa PSSI tidak akan tinggal diam.

Pihak PSSI, kata Hanif, akan mencari oknum yang menyalakan flare tersebut untuk diberikan sanksi sosial dengan cara difoto.

Perihal penjualan tiket, Hanif menjelaskan, tiket dibagi dalam dua kategori.

"Kategori 1 di Tribun Barat VIP dengan harga tiket Rp. 150.000. Untuk kategori 2, posisinya di Tribun Utara, Timur, dan Selatan dijual seharga Rp 24.000. Tiket kategori 2 dijual 50 persen secara online, dan 50 persen on the spot," kata Hanif.

Kuota pembelian maksimal untuk online, lanjut Hanif, adalah lima tiket untuk satu orang.

Hanif menambahkan , tiket bakal dijual di Stadion Pakansari dan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada H-1, atau pada Senin (20/3). (kar)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved