Begini Kiat Memilih Olahraga yang Cocok dengan Kondisi Tubuh, Antara Lari, Bersepeda atau Berenang

Ketiga olahraga tersebut hampir semua orang bisa melakukannya. Bagaimana efek yang didapat dari ketiga jenis olahraga tersebut?

Begini Kiat Memilih Olahraga yang Cocok dengan Kondisi Tubuh, Antara Lari, Bersepeda atau Berenang
Nurhayati/Bangkapos.com
Ilustrasi lari 

BANGKAPOS.COM - Berlari, berenang, dan bersepeda adalah latihan kardio yang paling populer dan hampir semua orang bisa melakukannya.

Namun tidak semua orang leluasa melakukan ketiga aktivitas tadi.

Sebelum mengambil keputusan aktivitas mana yang akan Anda pilih untuk menyehatkan tubuh dan membakar kalori, simak pemaparan di bawah ini.

Kemampuan membakar kalori

Lari merupakan pembakar kalori terbaik dari ketika jenis olahraga tadi. Tentu saja tergantung pada berat badan dan kecepatan, Anda dapat membakar sekitar 500 hingga 800 kalori per jam dengan berlari.

Baik berenang maupun bersepeda akan membakar lebih banyak kalori tergantung kecepatan. Sekali lagi tergantung berat badan dan kecepatan, Anda dapat membakar 350 – 650 kalori per jam dengan bersepeda dan 350 – 700 kalori per jam dengan berenang.

Rawan cedera

Berlari adalah salah satu olahraga dengan cedera tertinggi karena stres terkait dengan itu. Bersepeda adalah olahraga dengan dampak rendah yang lebih tepat bagi mereka dengan masalah lutut atau punggung.

Sementara berenang berdampak setidaknya pada tungkai, sendi, dan otot karena mendukung sifat air.

Penelitian menunjukkan olahraga di air sedalam pinggang mengurangi tekanan pada sendi sebesar 50%, sedangkan olahraga air setinggi dada mengurangi sebanyak 75%.

Berenang merupakan pilihan olahraga terbaik apabila Anda sedang dalam masa penyembuhan setelah cedera karena Anda tidak mungkin lari atau bermain olahraga lain.

Biaya

Lari biayanya relatif kecil, dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Yang dibutuhkan cukup sepasang sepatu lari yang baik. Bersepeda melibatkan investasi yang cukup besar dalam sepeda dan perlengkapannya.

Berenang, murah dalam hal peralatan yang diperlukan. Satu-satunya hal yang dibutuhkan adalah akses mudah ke kolam renang.

Efek pada tubuh. Lari termasuk olahraga beban sehingga membantu membangun kepadatan tulang dan melindungi  dari osteoporosis.

Bersepeda secara signifikan membentuk, mengencangkan, dan memadatkan paha, otot betis, dan daerah panggul.

Berenang adalah olahraga yang menggunakan seluruh tubuh untuk menggerakkan tubuh terhadap ketahanan air.

Berenang secara teratur dapat membentuk kaki, punggung, bahu, dan otot lengan. Bersepeda dan berenang bukan latihan menahan beban, jadi tidak bisa membantu melindungi terhadap osteoporosis.

Manfaat kardio

Lari meningkatkan sirkulasi dan aliran oksigen ke seluruh tubuh yang bermanfaat pada memori, konsentrasi, dan daya tahan fisik.

Bersepeda baik untuk jantung dan dapat membantu mengurangi kejadian penyakit jantung. Berenang melatih tubuh untuk menggunakan oksigen secara efisien.

Berat badan

Renang, di sisi lain sangat bagus untuk kebugaran secara keseluruhan, tetapi bukan cara terbaik untuk menurunkan berat badan.

Alasan untuk hal ini memang tidak sepenuhnya bisa dipahami namun beberapa peneliti percaya bahwa karena efek pendinginan berada di dalam air.

Dikelilingi oleh air dingin untuk jangka waktu yang panjang justru dapat meningkatkan nafsu makan, menyebabkan perenang justru makan lebih banyak setelah mereka keluar dari kolam renang. Juga saat berenang suhu tubuh tidak meningkat sebanyak ketika lari atau bersepeda yang berarti tubuh tidak harus bekerja untuk pendinginan seperti olahraga lainnya.

Risiko

Berlari meningkatkan paparan terutama matahari, sehingga meningkatkan risiko terkena kanker kulit, dehidrasi, dan masalah penglihatan.

Bersepeda meningkatkan paparan polusi dan juga meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan jika bersepeda di daerah yang lalu lintasnya padat.

Kolam juga memiliki masalah. Klor dapat mengakibatkan kulit kering dan bisa menyebabkan masalah pernapasan. Ada kemungkinan sakit akibat kontaminasi air.

Tidak direkomendasikan

Jika Anda memiliki riwayat nyeri dada, radang tenggorokan, diabetes, asma, tekanan darah tinggi atau baru saja menjalani operasi, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum memulai olahraga.

Orang dengan kondisi penyakit jantung harus menghindari olahraga lari. Bersepeda tidak dianjurkan untuk orang yang menderita radang sendi Berenang tidak dianjurkan untuk orang dengan phobia air.

Kekuatan tubuh bagian atas

Lari dan bersepeda tidak banyak menggunakan kekuatan tubuh bagian atas. Sementara, berenang adalah olahraga seluruh tubuh dan menggunakan kekuatan tubuh bagian atas.

Kerugian setelah melakukan

Sebagai olahraga high impact, berlari tidak baik bagi pergelangan kaki, lutut, dan sendi pinggul.

Juga menyebabkan nyeri otot. Bersepeda bisa membuat stres terus-menerus pada perut bagian bawah yang bisa mengakibatkan produksi sperma lebih rendah pada pria.

Berenang adalah salah satu olahraga yang tidak akan pernah membuat melepuh, merusak lutut atau pinggul, dan sangat sedikit kemungkinan kelelahan karena kepanasan.

Memilih salah satu di antara ketiga olahraga tersebut sepenuhnya tergantung pada kesehatan fisik dan tujuan kebugaran Anda.

Juga tergantung pada setiap individu dalam menikmatinya. Semakin Anda menikmatinya semakin besar kemungkinan Anda bisa mencapai tujuan.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved