Bukan Karena Program Sejuta Rumah, Sanksi dari OJK Tak Mengganggu Bisnis Bank BTN

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memastikan bahwa sanksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupa larangan kantor kas BTN membuka rekening baru

infoperbankan.com
Bank BTN 

Sanksi ini tidak ada kaitannya dengan program sejuta rumah BTN, imbuh Handayani.

Sejak kejadian pemalsuan bilyet deposito terungkap, seluruh proses di kantor kas BTN dilakukan Review untuk perbaikan sistem internal.

RBB tetap sama

Sebagai gambaran, berdasarkan rencana bisnis bank (RBB) BTN yang diserahkan ke OJK, manajemen menargetkan pertumbuhan kredit 21 persen-23 persen pada tahun ini.

Adapun, target pertumbuhan dana pihak ketiga tahun ini mencapai 22 persen-24 persen.

Iman Nugroho Soeko, Direktur Keuangan BTN menyatakan, RBB BTN tahun ini tidak akan berganti begitu saja dengan munculnya kasus tersebut. "RBB kan tidak bisa diganti sesuka kita. Target tetap sama," terang Iman.

Tahun 2016, BTN mencatat realisasi pertumbuhan kredit Rp 164,4 triliun, naik 18,34 persen dari tahun 2015. Sedangkan DPK tumbuh 25,4 persen menjadi Rp 160,1 triliun. (Galvan Yudistira, Nina Dwiantika)

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved