KPK Tangkap Tersangka Ketiga Korupsi e-KTP, Andi Narogong: Sudah-sudah Jangan Berantem

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong alias AA, sejak Jumat (24/3/2017) siang.

KPK Tangkap Tersangka Ketiga Korupsi e-KTP, Andi Narogong: Sudah-sudah Jangan Berantem
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka baru kasus dugaan korupsi KTP elektronik yang juga pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/3/2017) malam. KPK menangkap Andi Narogong yang diduga membagi-bagikan uang pelicin anggaran, setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi KTP elektronik. 

Dia tersenyum kepada awak media sambil berjalan kaki menuju ke mobil tahanan jenis Panther berwarna hitam berplat merah bernomor polisi B 1236 SQO.

Dia sempat menyapa awak media dengan melambaikan tangan. Sempat terjadi kegaduhan kecil saat Andi digiring dari lobi KPK ke mobil tahanan.

Andi mencoba menenangkan para awak media yang berebut mengabadikan momen saat dirinya masuk ke mobil.

"Sudah-sudah jangan berantem," kata dia sambil masuk ke mobil tahanan. Kendaraan itu membawa dia ke Rutan KPK yang berlokasi di Gedung KPK Lama, Jalan Rasuna Said Kavling C1.

Rencananya, Andi akan ditahan selama 20 hari kedepan.

Rutan KPK itu dibangun khusus bagi pelaku tindak pidana korupsi. Ada lima ruangan dirancang menjadi kamar tahanan.

Tahanan di rutan KPK diprioritaskan bagi orang yang mau membongkar kasus korupsi.

Ruangan itu terletak di basement gedung KPK di Jakarta Selatan. Ruangan kamar tahanan berkisar sekitar 3X3,5 meter. Ruangan khusus menjenguk terletak di depan pintu basement gedung KPK.

Saat ini, gedung KPK di Jalan Rasuna Said Kavling C1 itu sudah tak dipergunakan. Gedung itu diperuntukan untuk kegiatan pembelajaran yang disebut "Akademi Antikorupsi".

Namun, Rutan masih tetap dipergunakan dan ditempati para tahanan.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved