Dituding Hina Ulama, Bukannya Minta Maaf, Inul Daratista Malah Posting ini

Alih-alih minta maaf Inul malah memposting candaan di instagramnya beberapa saat setelah dia menjadi trending topic

Dituding Hina Ulama, Bukannya Minta Maaf, Inul Daratista Malah Posting ini
Inul Daratista 

Berikut isi petisi tyersebut:
Terjadi lagi, kalangan selebriti yang memfitnah ulama. Inul Daratista, berkoar dalam akunnya

"Beliau lagi nyalonin lagi.. aku cuma bayangin yg pake syurban bisa mojok ama wanita sambil main sex skype itu piye cerita ne bisa jadi panutan ???! Jgn merusak moral kita soal Rasis-sara- agama aku gak main. Kalian lihat pimpinan kalian yang kemaren kena kasus tuh sama wanita apa kabarnya?Liat juga pasangan lain yang kasus buku dijerman , ayo klo mau obok2 jgn sok bener sendiri sendiri aku tdk berpihak pada siapa2. “ucap inul dan masih panjang .“sampe mau dibayar amplopan dan nasi kotak juga gontok2an sesama islam muslimarep jadi opoooo indonesia ini??!! jgn main d sini yah”

JELAS! Pernyataan tersebut melukai hati umat muslim khususnya Alumni 411 dan 212. Kami harap dengan petisi ini, pihak terkait bersedia meminta maaf secara langsung dg pihak yang dituduh.
#BoikotInul #InulHinaUlama #PecatInul

Dilapor ke Polisi

Kabar terbaru menyebutkan sejumlah advokat yang tergabung dalam Pengurus Advokat Peduli Ulama melaporkan Inul ke ke Polda Metro Jaya pada Senin (27/3/2017).

Laporan ini merupakan imbas dari cuitannya di Instagram yang dianggap menghina ulama.
Pemilik ‘Goyang Ngebor’ tersebut dianggap melakukan pelanggaran Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP serta Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Pengacara Advokat Peduli Ulama, Dahlia Zein mengungkapkan bahwa Inul menulis kalimat yang berisi penghinaan terhadap seorang yang memakai ‘sorban’ bertindak tidak terpuji melalui media sosial ‘Instagram’.

Meskipun Inul tidak menyebutkan nama seseorang yang mengenakan sorban tersebut.
“Kami laporkan penghinaan terhadap para alim ulama,” kata Dahlia.

Dahlia mengungkapkan laporan ini merupakan pembelajaran bagi masyarakat agar memanfaatkan media sosial dengan baik.

“Dengan adanya kami melapor ini supaya masyarakat menggunakan sosmed lebih hati-hati lagi. Jangan sampai ada penghinaan ulama atau siapa pun,” lanjutnya.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved