Breaking News:

Tabung Gas Karbit Meledak, Potongan Tubuh Tukang Balon Nyangkut di Atas Plafon

Seorang tukang balon, Kisruh (43) warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu tewas ketika tabung balon meledak.

Editor: edwardi
Tribun Lampung
MAN 1 Pringsewu 

BANGKAPOS.COM, PRINGSEWU - Upacara bendera yang sedianya dilaksanakan terakhir kali oleh siswa kelas 12 MAN I Kabupaten Pringsewu gagal, Senin (27/3).

Pasalnya peringatan yang dilakukan  dengan pemesanan balon karbit menyisakan tragedi.

Seorang tukang balon, Kisruh (43) warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu tewas ketika  tabung balon meledak.

Kejadian itu di depan  kelas 11 Ilmu-Ilmu Soaial  (IIS) 3 dan 11 IIS 4 MAN I Pringsewu, pukul 06.30 WIB.

Ledakkan tabung ini membuat tubuh Kisruh hancur bagaikan terkena bom. Bagian kepalanya putus, dan tangannya juga putus. Kejadian itu membuat gempar siswa siswi setempat dan suara ledakkan menggetarkan wilayah sekitar.

Ndang (57) seorang penjaga kantin di dekat TKP mengatakan tidak tahu persis bagaimana tabung karbit meledak. Karena saat itu dia sedang menggoreng tahu. Tiba-tiba mendengar suara ledakkan yang sangat kuat.

"Melihat ke arah sumber suara banyak kepulan asap putih, begitu asap mulai reda anak-anak di lapangan pada menangis," katanya.

Dia pun lantas menghampiri dan melihat sosok tubuh sudah terburai. Kaca jendela kelas pecah, plafon teras jebol. Bahkan, sebagian potongan tubuh korban ditemukan berada di atas plafon.

Akibat peristiwa itu upacara terakhir kelas 12 MAN 1 Kabupaten Pringsewu batal diselenggarakan. Akhirnya seluruh siswa sekolah tersebut menggelar doa bersama.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved