Ibu yang Digugat Anaknya Rp 1,8 Miliar Kangen Sang Anak

Saat menjalani sidang keenam di Pengadilan Negeri Garut pada Kamis (23/3/2017) kemarin, Amih sangat ingin bertemu tapi keduanya tidak datang.

Ibu yang Digugat Anaknya Rp 1,8 Miliar Kangen Sang Anak
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Siti Rokayah (85), alias Amih saat bertemu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di rumah anak bungsunya di Muara Sanding, Garut, Sabtu (25/3/2017) malam. 

Mak Amih sendiri tak menyimpan dendam meski dimejahijaukan oleh anak dan menantunya. Ia bahkan selalu mendoakan kebaikan kepada anaknya agar cepat sadar dan masalah ini segera selesai.

"Saya selalu mendoakan agar segera disadarkan. Selalu tiap salat mendoakan anak, waktu tahajud juga suka berdoa," ucap Mak Amih. 

Sang Ibu Tak Dendam dan Terus Mendoakan

Di masa tuanya itu, perempuan yang akrab disapa Mak Amih itu harus menderita bukan hanya penyakitnya tapi berhadapan dengan hukum.

Baca: Bu Dokter Curhat Suaminya Selingkuh saat Baru 2 Bulan Nikah

Satu dari 13 anaknya, Yani Suryani, beserta suaminya Handoyo Adianto, menggugatnya secara perdata sebesar Rp 1,8 miliar ke Pengadilan Negeri Garut.

Mak Amih tak dendam mengetahui putrinya menggugat dirinya yang sudah renta dan sakit-sakitan. Sebenarnya gugatan ini terkait utang lama Mak Amih kepada anaknya sebesar Rp 20 juta pada 2001 silam.

"Saya selalu mendoakan agar segera disadarkan. Selalu tiap shalat mendoakan anak, waktu tahajud juga suka berdoa," ucap Mak Amih.

Baca: Ustaz Zacky Mirza Dua Kali Mimpi, Tatapan Hingga Pesan Berikan Parfum ke Julia Perez

Setiap berobat, Mak Amih diantar oleh anak-anaknya yang lain. Dia tetap mementingkan kesehatan sehingga sekali dalam seminggu harus mengecek kesehatannya ke rumah sakit.

"Ibu Rokayah memang rutin memeriksakan kesehatannya ke sini (RSUD Dr Slamet) setiap Minggu," ujar Humas RSUD Dr Slamet, Lingga Saputra.

Menurut Lingga, sudah lima tahun Mak Amih memeriksakan kesehatannya. Mak Amih menjalani terapi ke dokter spesialis dalam, saraf, dan jantung.

(Kompas.com//Tribun Jabar/Tribunnews)

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved