Mendagri Restui Tambah Anggota KPU dan Bawaslu

Penambahan komisioner KPU dan Bawaslu perlu dilakukan karena pilpres dan pileg berlangsung serentak pada 2019.

Mendagri Restui Tambah Anggota KPU dan Bawaslu
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri rapat pleno penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI pada Pilkada 2017, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016). Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Soemarno memastikan Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merestui penambahan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Penambahan komisioner pada dua lembaga tersebut perlu dilakukan karena pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (pileg) berlangsung serentak pada 2019.

"Perlu penambahan kualitas sumber daya yang ada di KPU dan Bawaslu," ujar Tjahjo di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (27/3).

Baca: Pejabat MK Terekam CCTV saat Curi Berkas Sengketa Pilkada

Menurutnya, penambahan komisioner KPU juga mendapat sokongan dari parlemen. Namun, keputusan akhir masih harus melalui pembahasan di Panitia Kerja (Panja).

Dari Panja, penambahan komisioner juga akan dibahas oleh Panitia Perumus.

"Dan apakah itu disetujui atau tidak, itu nanti akan diputuskan di rapat paripurna DPR. Prinsipnya jumlah anggota KPU itu ada kesepakatan memang ditambah," kata Tjahjo.

Sebelumnya, anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Saut Hamonangan Sirait mengusulkan agar komisionerKPU ditambah empat orang. Dengan demikian, total komisioner menjadi 11 orang.

Baca: Petani Sawit Tewas Ditelan Ular Piton

Baca: Mengerikan! Begini Ular Piton Menelan Akbar Petani Sawit

Jasad Akbar ditemukan utuh di perut ular yang ditangkap warga di kebun sawit korban, Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (27/3/2017) malam.
Jasad Akbar ditemukan utuh di perut ular yang ditangkap warga di kebun sawit korban, Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (27/3/2017) malam. (Nurhadi/tribunsulbar.com)
Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved