Rindu Sang Ibu kepada Anak yang Menggugatnya Rp 1,8 Miliar

Di tengah perjuangannya menghadapi penyakit pada masa tuanya, Siti Rokayah masih harus berhadapan dengan hukum.

Rindu Sang Ibu kepada Anak yang Menggugatnya Rp 1,8 Miliar
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Siti Rokayah atau Mak Amih (duduk di kursi roda) diantar anaknya menjalani pemeriksaan kesehatan rutin setiap pekan di RSUD Dr Slamet, Kabupaten Garut, Senin (27/3/2017). 

BANGKAPOS.COM, GARUT - Di tengah perjuangannya menghadapi penyakit pada masa tuanya, Siti Rokayah masih harus berhadapan dengan hukum.

Satu dari 13 anaknya, Yani Suryani, dan suaminya, Handoyo Adianto, menggugat perempuan yang kerap disapa Mak Amih itu secara perdata sebesar Rp 1,8 miliar ke Pengadilan Negeri Garut.

Gugatan ini terkait utang lama Mak Amih kepada anaknya sebesar Rp 20 juta pada 2001 silam.

Baca: Istri Pasha Ungu dan Istri Denny Cagur Ciuman Bibir, Lihat Videonya

Saat menjalani sidang keenam di Pengadilan Negeri Garut pada Kamis (23/3/2017), perempuan yang berusia 85 tahun ini (sebelumnya disebutkan 83 tahun) memendam rasa rindu yang besar kepada anaknya.

Sayangnya, keduanya tidak datang pada sidang hari itu. Padahal, Mak Amih mengaku ingin sekali bertemu.

"Ibu ngadoa, tiap sholat ngadoakeun, gusti sing enggal beres sidang, Yani sing saladar, sing saroleh tong mawa karep sorangan. Waktu di pengadilan ibu tidak nangis, ibu sono ka Yani, tapi teu dongkap. (Ibu berdoa, tiap shalat didoakan, Gusti supaya cepat beres sidang, Yani cepat sadar, solehah dan jangan terbawa emosi sendiri. Waktu sidang ibu tidak menangis, ibu kangen ke Yani, tapi tidak datang)," ungkap Mak Amih saat dihubungi, Senin (27/3/2017).

Baca: Ini Perlakuan yang Diterima Asisten Pribadi Jedar saat Tahu Rahasia Pernikahan Bosnya

Amih menilai, sebetulnya anaknya Yani dan suaminya Handoyo dulunya sangat baik dan perhatian kepadanya. Bahkan, saat awal sakit pada lima tahun lalu, suami Yani yang kali pertama memberikan kursi roda.

Jika permasalahan dengan anaknya beres, dirinya tetap akan menjaga hubungan baik dan dirinya tak akan meninggalkan rasa dendam.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved