Rabu, 8 April 2026

Nama Tim Perwakilan Babel di Liga 2 Tunggu Pertemuan dengan PT Timah

apakah akan menggunakan nama PS Bangka atau nama lain seperti PS Bangka Belitung dan PS Timah Babel.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Hendra
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Ketum PS Bangka Indra Maulana dan Wakilnya Mintra Jaya bersama Ketum PSSI Letjen (TNI) Edy Rahmayadi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA--- Terkait kepastian manajemen di bawah Indra Maulana mengikuti Liga 2 Indonesia (divisi utama) sejumlah pemain yang sudah berkomitmen akan tiba di Bangka pada tanggal 4 April 2017 mendatang.

Walaupun manajemen sendiri belum bisa memastikan apakah akan menggunakan nama PS Bangka atau nama lain seperti PS Bangka Belitung dan PS Timah Babel.

Hal ini disampaikan oleh Mintra Jaya mewakili Indra Maulana Rabu (29/3/2017).

"Kalau nama yang akan digunakan tunggu pengumuman kita usai pertemuan dengan pihak Direksi PT Timah Tbk yang rencananya akan kembali menjadi sponsor utama," kata Mintra Jaya yang akrab dipanggil Akwen ini

Para pemain luar Bangka Belitung yang akan tiba tersebut berjumlah 10 orang dimana beberapa diantaranya merupakan muka lama yang pernah memperkuat PS Bangka lalu.

Sementara untuk pemain lokal rencananya akan dilakukan pemanggilan dan seleksi. Sebab beberapa pemain bagus di Bangka Belitung juga sudah menjadi incaran untuk direkrut seperti eks pemain PON Bangka Belitung.

"Ada beberapa nama pemain lokal yang kita incar dan memang cukup berkualitas nanti setelah mengikuti manajer meeting Kamis (30/3/2017) akan kita berikan kepastian dan diumumkan," kata Akwen

Akwen menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen ikut kompetisi Liga 2 Indonesia didorong sejumlah alasan.

Selain komitmen pihak PT Timah akan menjadi sponsor utama juga sejumlah pihak yang akan memberikan bantuan.

Seperti walikota Pangkalpinang yang membantu penggunaan Stadion Depati Amir dijadikan home base.

Selain itu juga gagalnya pihak lain yang berencana akan membawa tim berlaga di Divisi Utama akibat tidak mampu mengumpulkan pendanaan jadi alasan lain.

"Kita cuma tidak ingin lagi berkutat diliga amatir dan harus berjuang di Liga 2 atau dulu Divisi Utama sebab kebanggannya adalah milik Provinsi Kep Bangka Belitung," kata Akwen

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved