Begini Isi Curhat Korban Gantung Diri ke Bu RT

Dibalik misteri gantung diri mencuat kisah tak sedap tentang dugaan polemik rumah tangga korban dan suaminya.

Begini Isi Curhat Korban Gantung Diri ke Bu RT
Bangkapos/Fery Laskari
Jasat korban gantung diri, Almarhum Ny Eka Saputri (27), Warga Kampung Baru RT 03 Gg Ketuyut Surya Timur Sungailiat, dievakuasi dalam kantung mayat. Tampak pihak kepolisian mengangkat jenazah dari rumah duka ke RSUD Sungailiat, Senin (3/4/2017) petang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dibalik misteri gantung diri mencuat kisah tak sedap tentang dugaan polemik rumah tangga korban dan suaminya.

Ketua RT 03 Kampung Baru Kelurahan Surya Timur Sungailiat Bangka, Ny Ita menguak kemungkinan penyebab kematian ibu dua anak itu, Almarhum Ny Eka Saputri (27), Senin (3/4/2017).

Awalnya kata Ita, dia tak tahu soal kejadian di RT 03 yang jadi binaannya. Saat kejadian, perempuan si Ketua RT, mengaku sedang berada di luar.

"Waktu itu saya laki di salon. Saya ditelpon Pak Kaling, dan kemudian saya telpon Babhinkantibmas. Makanya saya datang setelah kejadian," katanya.

Walaupun tak melihat langsung korban bunuh diri, namun Ita, dapat memprediksi dugaan penyebabnya.

"Karena Hari Sabtu pagi (dua hari sebelum kejadian), dia (korban) datang ke rumah saya, saat mau ambil raport anak. Dia bilang mau ikut saya ke sekolah," kata Ita, sang ketua RT saat dikonfirmasi Bangka Pos Group, di TKP, kemarin.

Dalam perjalanan menuju sekolah bersama korban, Ita mendengar kisah pilu. Korban tak henti-hentinya berkeluh kesah soal hubungannya dengan sang suami. "Sejalan-jalan dia (korban) cerita ke saya," katanya.

Tentu saja cerita Ketua RT ini membuat wartawan penasaran. Sebelum melanjutkan ceritanya, Ita diam sejenak.

"Hari Sabtu tadi, dia (korban) curhat sama saya. Dia curhat tentang masalah keluarganya, tentang rumah tangganya. Dia bilang, dia tidak akur sama suaminya sejak satu bulan terakhir," katanya.

Menurut Ita, curhat korban begitu terbuka. Korban mengaku kesal karena menduga, sang suami menyimpan wanita idaman lain.

"Dari cerita dia (korban) menyebutkan bahwa ada dugaan suaminya memiliki wanita lain (diduga selingkuh). Korban bilang, bahwa selama ini dia menahan sakit hati melihat tingkah laku suami," beber Ita.

Hanya saja menurut Ita, saat curhat, korban tak pernah bilang mau bunuh diri. Makanya, ketika mendengar kejadian itu, Ita sempat terkejut.

"Dia (korban) tidak pernah bilang mau bunuh diri. Dia cuma curhat saja, bahwa dia mangkel kek laki e (kesal sama suami)," kata Ita menyebut dalam keseharian, korban dan suaminya merupakan sosok yang tergolong menutup diri pada warga sekitar.

"Saya ini, selain sebagai tetangga korban, juga merupakan Ketua RT. Yang saya tahu, suami korban kerja di sawit. Korban punya dua anak, satu diantaranya masih berusia sekitar delapan bulan. Korban merupakan warga asal Pangkalpinang, sedangkan suaminya asal dari Payung (Basel). Mereka tinggal disini, baru beberapa tahun terakhir," katanya.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved