Yendri Gemilang Lounching Lagu Perdana, Judulnya Ayah

Penyanyi dangdut putera daerah Bangka Belitung, Yendri Gemilang malam ini lounching lagu perdana berjudul "Ayah".

Yendri Gemilang Lounching Lagu Perdana, Judulnya Ayah
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Yendri Gemilang di acara lounching lagu perdana "Ayah" di Bali Day Cafe, Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA--- Penyanyi dangdut putera daerah Bangka Belitung, Yendri Gemilang malam ini lounching lagu perdana berjudul "Ayah".

Lagu ini diciptakan sendiri oleh Yendri sejak dua tahun lalu saat mendengar kabar kondisi sang ayah A Goni (70) kembali melemah setelah mengalami stroke selama 18 tahun.

Meski telah merilis lagunya, Yendri mengadakan lounching yang disebutnya sebagai syukuran lagu ciptaan perdananya dengan mengundang kerabat terdekat. Syukuran di tanah kelahiran ini sebagai wujud kebanggaannya menjadi putera daerah Babel yang berhasil menjuarai kontes dangdut bergengsi KDI 2014.

"Lagu "Ayah" ini adalah kisah nyata. Awalnya dapat telepon dari keluarga kalau ayah kambuh dan ada di rumah sakit. Dari situ Yendri langsung ambil gitar dan tulis lagu dalam waktu singkat. Sengaja Yendri simpen lagu ini satu tahun lebih buat matengin syairnya. Cipta lagu itu cepat tapi butuh proses agar mateng jadi sesuatu" kenang Yendri saat ditemui Bangka Pos di Bali Dau Cafe Pangkalpinang, Rabu (5/4).

Ia pun menceritakan proses pembuatan video clip "Ayah" dilakukan Juli 2016 lalu. Lokasi syuting lagu "Ayah" dilakukan di Hotel Parai dan mengambil adegan salah satunya bersama ayahnya A Goni yang terbaring lemah. Menurutnya, adegan syuting ini sengaja dipilih agar lagunya lebih menjiwai.

"Suatu kehormatan juga, Yendri dibantu oleh Sriwijaya Air mendapat izin dari Om Chandra Lie untuk melakukan syuting video clip di dalam pesawat" ujarnya

Pasalnya, selain merekam gambar di hotel parai dan bersama sang ayah. Yendri juga menjalani proses syuting di dalam pesawat Sriwijaya Air untuk menceritakan kepulangannya dari Jakarta ke Pulau Bangka untuk menemui sang ayah.

Diceritakan Yendri, proses merekam gambar di dalam pesawat selama 20 menit ini sempat membuat bingung penumpang lain. Namun proses syuting di dalam pesawat sudah diperhitungkan kru dan mendapat izin usai pramugari membagikan snack ke penumpang di dalam pesawat.

"Terimakasih untuk semua yang sudah sponsorin Yendri mulai dari Hotel Parai, Sriwijaya Air dan PT. Timah. Yendri yakin lagu "Ayah" ini dapat respon yang bagus karena lagu bertema "Ayah" di musik dangdut masih jarang" tutup pria asal Petaling, Kabupaten Bangka ini.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved