Kisah Lilis dan Janda Hayani Hidup dengan Upah 2,5 kg Hasil Menyadap Karet

Lilis mengisahkan, selain sebagai ibu rumah tangga, sehari-harinya juga sebagai penyadap karet.

Kisah Lilis dan Janda Hayani Hidup dengan Upah 2,5 kg Hasil Menyadap Karet
bangkapos.com/Riyadi
Lilis warga Desa Pangkalniur Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, penerima bantuan Program Keluarga Sejahtera (PKH) 2017 dari Kemensos RI, Rabu (5/4/2017).

Awalnya rumah Lilis, hanyalah berdinding papan dan tergolong rumah tak layak huni.

Namun di 2016 lalu, Dori mendapatkan bantuan melalui program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni dari Kemensos RI.

Ketika menerim bantuan rehabilitasi rumah tak layak huni itu, Dori dan Lilis, langsung membangun rumahnya secara permanen.

Namun dalam pembangunannya, tidak menggunakan tenaga orang lain atau tukang, melainkan dibuat sendiri.

Rumah layak huni milik keluarga Dori-Lilis di Desa Pangkal Niur Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka. Rumah ini dibangun melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dari Kemensos RI 2016.
Rumah layak huni milik keluarga Dori-Lilis di Desa Pangkal Niur Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka. Rumah ini dibangun melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dari Kemensos RI 2016. (Bangkapos/Riyadi)

Menurut Lilis, tahun 2016 lalu rumah berukuran 6x5,5 meter ini baru selesai dibangun sendiri, meskipun istilahnya baru berdiri payung, yang penting bisa untuk berteduh.

Rumah layak huni itu juga sudah berlantai semen, dindingnya pun belum di plaster.

Atap rumahnya dari asbes, tanpa plafon rumah.

Di bagian belakang atau ruang dapur, masih berdinding papan dan menyatu dengan beton rumah.

Sementara Hayani (yang baru berpisah dengan suaminya) kini tinggal di pondok kebun, bersama tiga anaknya (dua sudah SD dan satu masih balita).

Hayani belum menerima bantuan untuk rumah layak huni atau melalui program lainnya seperti Satam Emas.

Menurut Hayani, ekonomi keluarga hanya mengandalkan hasil ngaret tadi.

"Kalau ngaret, sehari dapat lima kilo, terus kami bagi dua, jadi saya dapat 2,5 kilo, dia (Lilis) 2,5 kilo," kisah Hayani.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved