Breaking News:

VIDEO: Yusroni Tidak Tahu PT Pulomas Menambang di Pengerukan Alur Muara‎

Yusroni mengakui memang diperiksa pada perkara pengerukan alur muara dalam kapasitasnya sebagai Bupati Bangka di tahun 2011 lalu.

Editor: edwardi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo‎

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setelah sekitar kurang lebih selama delapan jam diperiksa di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Provinsi Kepulauan Babel, akhirnya mantan Bupati Bangka, Yusroni Yazid keluar gedung menuju kendaraannya, Kamis (6/4/2017) sore.

Sebelumnya sejak pukul 10.00 Wib, dirinya yang menggunakan baju kemeja berwarna abu-abu sudah datang dan sempat beristirahat saat jam siang.

Usai turun dari lantai dua, Yusroni mengakui memang diperiksa pada perkara pengerukan alur muara dalam kapasitasnya sebagai Bupati Bangka di tahun 2011 lalu.

"Ada beberapa belas pertanyaan, saya tidak hafal, intinya saat saya masih menjabat Bupati di tahun 2011 dan berakhir di tahun 2013, untuk perpanjangan ijin bukan saya lagi," ujar Yusroni.

‎Ia pun mengaku masih dalam keadaan baik-baik saja usai diperiksa oleh Tim Pidsus Kejati Babel.

"Perasaannya tidak ada masalah," katanya.

‎Ketika di konfirmasi apakah dirinya mengetahui adanya penambangan pada pengerukan alur muara yang ijinnya dikeluarkan oleh dirinya, Yusroni menegaskan bahwa ijin tersebut merupakan pengerukan alur muara.

"Untuk menambang itu di luar sepengetahuan saya," tambahnya.‎

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Babel, Roy Arlan membenarkan bahwa pemeriksaan Yusroni Yazid di Gedung Pidus Kejati Babel terkait perkara dugaan penyimpangan pengerukan alur muara Jelitik Kabupaten Bangka. Saat itu, di ketahui Yusroni Yazid yang menjabat sebagai Bupati Bangka mengeluarkan perijinan dalam pengerukan ini.

"Ada sekitar 30 pertanyaan yang diajukan, ini sudah saksi yang kesekian kali, sebelumnya sudah belasan di periksa sebagai saksi," ujarnya.

Sebelumnya dalam jumpa pers Kejati Babel beberapa hari lalu, pihak Kejaksaan ini telah memastikan penjadwalan pemanggilan Yusroni dalam kaitannya sebagai Bupati Kabupaten Bangka pada kasus pengerukan alur muara Jelitik.‎

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved